Skip to main content

Posts

Showing posts from January, 2015

Selamat Malam Dari Orang Bodoh ( Makhluk pelipur lara )

Selamat malam dunia ...
Sedikit nyanyian untukmu di malam yang mendung ini !" Sungguh aneh tapi nyata tak'kan
terlupa...
Kisah kasih disekolah...
Dengan si dia
Tiada masa paling indah...
Masa-masa disekolah
Tiada kisah paling indah...
Kisah-kasih disekolah "Mungkin itu adalah lagu yang pas untuk mewakili perasaanku saat ini.
Saat-saat aku harus mengganti statusku menjadi sebagai mantan siswa.
Saat-saat aku harus membiasakan diri tanpa sosok inspirator yang menyapaku dengan kata " assalamualaikum werohmatullohi weberokatuh ".
Dan saat-saat dimana aku harus menjalani separuh hari tanpa makhluk pelipur lara.
Terkadang baik,terkadang menjengkelkan,dan terkadang juga menggemaskan,memang merekalah makhluk pelipur lara.
Kini aku mulai resah,akibat efek aura mereka yang selalu saja membuatku rindu saat berpisah.
Apa yang harus aku lakukan dunia? Saat waktu memaksaku untuk tak menikmati separuh hari tanpa makhluk itu lagi.Lalu siapa lagi yang akan menyanyikan lagu beri…

Selamat Malam Dari Orang Bodoh ( Secangkir kopi pereda nestapa )

Selamat malam dunia...
Lagi lagi aku menyapamu dunia.
Ku nikmati pagimu nan cerah di hari ini,meski keadaanku masih saja begini.Menyeruput secangkir kopi sudah cukup untuk membuat nestapa ini reda.Begitu nikmat hidup yang begini,bercumbu mesra menikmati fajar pagi berdua dengan secangkir kopi.Seakan hanya aku,kopi dan kamulah yang menjadi saksinya bahwa aku sedang hangat menikmati hiruk pikuknya kehidupan.
Semerbak aromanya mampu membuatku terlupa pada kemiskinan ini.Menjadi penghangat jiwa,walau kenyataannya aku masih saja berada dalam zona derita.
Wahai dunia...
Bisakah kau beritahukan padaku,bahwa di luar sana tak ada lagi iblis bertopeng yang menyamar menjadi malaikat tak bersayap yang sedang mengambil secara kasat mata  jatah para kaum miskin.Dan bisakah kau beritahukan padaku dunia,bahwa bumi sedang berbahagia melihat penghuninya bercanda tawa tanpa bebunyian berasap itu lagi.
Dunia oh dunia...
Indahnya kehidupan ini.Menikmati sejuknya angin sepoi di bawah pepohonan nan rindang,…

Selamat Malam Dari Orang Bodoh ( Di hujani kenangan masa lalu )

Selamat malam dunia...
Malam ini langit di penuhi dengan awan hitam,dan tanahnya sedang di basahi oleh derai air hujan.
Aku melihatmu begitu suram dan mungkin kau pun juga begitu melihatku...
Mata ini mungkin bisa mengecohmu,pura-pura berbinar meski kenyataannya keadaanku tak seperti yang mataku ilusikan.
Ku syukuri kejadian di hari ini...Melihat mantan gebetan sedang tertawa bercanda gurau bersama makhluk tak berinsang itu.Meski dia bukan milikku,tapi setidaknya dia mampu mengobati rinduku.
Oh dunia...
Coba perhatikanlah dia,mantan gebetan terindahku yang tak pernah mau enyah dari fikiranku.Bisakah kau bisikan padanya kalau aku disini masih mengharapkannya.Mungkin semua ini terdengar aneh,mengimpikan hari dimana aku bisa membuat dia tersenyum seperti dahulu kala.
Oh dunia...
Hujannya begitu lebat,dan kenangan tentang diapun semakin hangat ku rasakan.Paras hijab nan anggunnya tak pernah lunglai terpakai,mugkin ini terdengar berlebihan,tapi ini memang bisikan hatiku.
Sayangnya dia adal…

Selamat Malam Dari Orang Bodoh (Antara Rindu dan Cumbu)

Selamat malam dunia..
Ini aku yang katanya orang-orang orang bodoh sedang menyapamu,ku harap kamu tak menganggapku bodoh seperti yang mereka anggapkan padaku.
Maaf mengganggu,tapi mungkin saat ini hanya kamu yang sudi mendengarkan keluh kesah ku ini,saat mereka mengabaikan aku mungkin hanya karena aku bukan jutawan yang bisa membuat mereka merasa nyaman.
Sekarang aku sedang berada dalam keterpurukan,bukan karna masalah ekonomi,kalau itu aku sudah terbiasa dari dini.
Ini masalah perasaan dan akal fikiranku yang selalu bertolak belakang.Terkadang aku berfikir lebih baik menanggung beban dari pada menyimpan rindu,tapi kenapa hati malah berbisik dan menggeliat saat semua itu aku rasakan.Entah bagaimana...
Semua seakan memperdayakan aku,sementara aku masih sama seperti makhluk lainnya,ingin tersenyum dalam kebahagiaan,bukan tersenyum dalam kemunafikan.
Lalu kenapa mereka masih saja menapaki pundakku,bisakah mereka peka terhadap keadaanku yang sedang kelelahan ini.
Aku tak ingin membuat mer…