Skip to main content

Posts

Showing posts from February, 2015

Lagi nunggu kepastian ! Semoga saja di terima

Selamat pagi dunia .
Cuacanya cerah ya !
Layaknya seorang insan yang sedang menunggu kepastian di terima atau di tolak, itulah aku sekarang. Namanya juga manusia, rasa ingin di terima pasti ada, tapi itu hanya harapan saja, entah kepastiaannya seperti apa yang penting aku sudah menyatakan perasaanku yang sebenarnya.
Aku rasa yang lain juga sama merasakan seperti apa yang ku rasakan. Karena tak sedikit anak yang mengungkapkan perasaannya bahwa mereka juga ingin di terima masuk di kampus yang mereka idam-idamkan melalui SNMPTN . Yah namanya juga manusia, rasa cemas pasti ada, rasa berharap apalagi , tapi kita sebagai manusia hanya bisa berencana dan berdo'a, masalah gimana-gimana nanti itu terserah yang Maha Kuasa.
Okelah kalau begitu !
Kalau di terima yah syukur, kalau di tolak yah jangan nganggur , cari kerja aja dulu, pas uang sudah banyak baru nyatakan lagi. '_'
Yah berdo'a sajalah dulu .
Yang penting jangan sampai jomblo, eh jangan sampai nganggur !
Salam anak muda …

Kok gak semangat lagi sih !

Kok gak semangat lagi sih !
Gak seperti beberapa bulan yang lalu,semangatku amat membara,menjadi kuter.mengikuti kuis online baik itu di facebook,twitter dan sosmed lainnya.
Ini kenapa aku sekarang tak ada hasrat sama sekali untuk mengikuti kuis di media online,entah karna apa ? Yang jelas aku masih bingung dengan semua ini.
Saat itu, aku beberapa kali memenngkan kuis,dan alhamdulillah saya mendapat beberapa kenangan, dan saya anggap semua itu adalah hadiah dari Tuhan karna saya sudah mau berusaha dan berdo'a.
Dan salah satu kenangan itu adalah hp android yang sekarang sedang aku belai-belai. Hahahahah *Lebayyyy...
Tak sedikit orang-orang di sekelilingku yang bertanya padaku, " gak pernah menang lagi zi ? " Itulah pertanyaan yang sering ku dengar.
Yah mau gimana lagi, semangatku tak setinggi seperti dulu untuk nguter, jadi peluang aku untuk menang lagi tuh gak ada. !
Hhmmmm....
Mungkin karna aku lagi sibuk dengan urusan sekolah, maklum udah kelas XII jadinya sibuk belaja…

Akhirnya bisa tidur di siang hari !

Uwayyy...
Seger rasanya pas bangun tidur.Udah sumpek hilang,pikiran jadi tenang.Walau cuma 2 jam tidur siang,tapi itu sudah lebih dari cukup untuk menghilangkan penat pikiran ini.
Haaaaa....Selamat sore dunia ! Aku sudah siap kembali untuk menikmati ini dan itunya hidup.
Melihat seseorang cuekin aku lagi, melihat  seseorang yang ketika aku berjalan di depannya pura-pura menundukkan kepala, dan yang paling aku suka membalas senyuman serta sapaan dari seseorang yang masih memperdulikan keberadaanku.
Udah nikmati aja ! Hati berbisik begitu, entah apa maksudnya,tapi ku yakin ini semua demi kebaikanku.
" Ngomong opo iki fauzi "
Yasudahlah,yang jelas aku memang bukan anak orang kaya, bisa membuat mereka merasa nyaman berada di dekatku. Mereka membalas sapaanku saja itu sudah cukup mambuat ku bahagia.
Hmmm...
Udah jam berapa? ...
Kayaknya udah waktunya main sepak bola.
-_-

Aku siapa?

Hahaha...
Aku pikir hari ini aku begitu aneh.
Aku tertawa bukan berarti aku gila, cuma buat menghapus lara nasib ku ini saja.
Aku bingung,aku siapa?
Mungkin khayalan ini terlalu tinggi, entahlah aku bingung dengan keadaan ini.
Masih belum tau aku ini siapa?, aku ingin bahagia walau saat ini aku masih berada dalam zona derita.Salahkah aku begitu?.
Hahaha...Agak lucu memang,seorang anak miris punya dompet tipis keadaan ekonomi kritis mau kuliah di kampus tempat para artis.Hah...Rumit memang jika keinginan ini di biarkan bebas berkeliaran sampai ke kejauhan sana.
Dan aku masih bertanya Aku siapa?, lalu aku harus tanya pada siapa?. Sedang rumput yang bergoyangpun seakan menyalahkan aku terus menerus.Aku berkata begini katanya gak mungkin, aku berkata begitu katanya gila ya kamu, aku berkata yaudah lalu kenapa mereka bilang jangan menyerah.
Masih menjadi pertanyaan dalam diriku, Aku siapa?
Wayyy...Mulai ngantuk,karna memang seharian ini aku lelah mencari jawaban dari pertanyaan itu.
Zzzzz…

Kenangan Dari Ibu Kota

Hari yang sangat melelahkan, berada dalam dekapan musuh masa lalu membuatku semakin kurus. Kendaraan raksasa itu sungguh menguras isi perutku saat dahulu aku menaikinya, bus penopang puluhan orang itu kini kunaiki lagi. Tapi semuanya berubah, keadaan tak seperti dahulu kala. Saat aku hanya berdua dengan saudaraku, kini puluhan temanku yang bersamaku menaikinya. Tanpa rasa mual di perut, tanpa rasa resah yang ikut, hanya saja badankulah yang semakin mengerucut.... :-).
Lebih dari tiga malam aku berkencan bersama kendaraan raksasa itu, menikmati panas dinginnya alam bersama. Cukup melelahkan,tapi semua terbayar dengan kepuasan hati,bisa bertemu dengan saudara yang berada di dekat Ibu kota.
Tangerang City, tempat saudaraku menetap mencari sesuap nasi. Bukan hanya saudara kandungku saja yang berada di sana, sepupu ku juga berpenghasilan di sana. Dan kejadian ini mengingatkan aku waktu akhir desember 2013, iya saat itu aku istilahnya berlibur di sana. Kurang lebih satu minggu. Dan waktu …