Skip to main content

Jurusan Kesehatan Masyarakat Di Universitas Indonesia. Seperti Ini Kata Mahasiswi Asal Kwanyar Madura

Tidak ada habisnya jika membahas soal pengalaman dalam dunia pendidikan. Banyak hal yang akan terungkit dan mungkin akan sangat di rindukan untuk bisa mengulang masa-masa perjuangan kala itu.


Oke para pembaca, setelah di postingan sebelumnya saya telah menulis sedikit tentang pengalaman kuliah di jurusan Public Speaking, kali ini saya akan membagikan cerita pengalaman dari salah satu Mahasiswi Universitas Indonesia yang berasal dari daerah Kwanyar, Bangkalan, Madura, yang juga sangat asyik nih.

Seperti apa sih kuliah di jurusan Kesehatan Masyarakat? 
Hmmm... Saya juga baru tahu setelah mendengar cerita dari Lutviah Sari atau lebih akrab di sapa Kak Vivi ini.


"Jadi spesialnya di Jurusan Kesehatan Masyarakat itu mempelajari segala hal. Kita belajar tentang kesehatan, bagaimana memperlakukan orang lain, bagaimana menyelesaikan masalah."  Tegas Kak Vivi ketika chit-chat bersama saya tentang jurusan pilihannya.

Jurusan Kesehatan Masyarakat memang menjadi salah  satu jurusan favorit bagi sebagian orang. Bahkan tidak mudah untuk bisa tembus pada jurusan yang satu ini.

Kuliah di jurusan Kesehatan Masyarakat tidak hanya melulu mempelajari soal jarum suntik. "Kita juga belajar tentang pemerintahan, gimana cara nya meloby ke pemerintah tentang kebijakan kesehatan, belajar biostatistika juga.
Ya gitu, kita belajar semua ilmu buat meningkatkan kesehatan masyarakat." Sambung Mahasiswi yang bernama lengkap Lutviah Sari ini.

Lalu gimana sih cara Kak Vivi menentukan pilihan dalam dilemanya sebuah keharusan untuk memilih suatu jurusan?



Layaknya seperti siswa siswi sekolah yang masih bingung menentukan mau kuliah di jurusan apa, Kak Vivi juga mengutarakan rasanya ketika dia mau memilih kuliah di juruan apa,
"Sebenarnya dulu aku tuh bingung banget kan. Tapi karena aku anak IPA, jadi kayaknya boleh tuh masuk bidang kesehatan. Soalnya aku takut sama darah, suntikan dan segala macemnya. Jadi aku pilih  jurusan KesMas." 

Sedikit tambahan dari Kak Vivi tentang jurusan kampus yang kini sedang ia jalani,
"Kesmas itu ibarat tubuh, jadi otaknya bidang kesehatan. Dia yg ngatur semuanya. Seperti di kementerian kesehatan, management rumah sakit, BPJS, asuransi keseharian.

Menurut aku, kalau masuk Kesmas. Gede manfaat nya. Bukan cuma nanganin 1-3 pasien dalam sehari. Tapi keseluruhan rakyat Indonesia. Jadi gitu." 

Mungkin dari cerita singkat Kak Vivi di atas bisa membuat kita menjadi lebih termotivasi nih untuk menentukan pilihan dari apa saja yang masih menjadi tanda tanya, khususnya dalam dunia pendidikan.

Nahhh... Kali ini, saya akan membagikan tips tips keren dari Kak Vivi, seorang anak yang pernah menjadi siswi di salah satu SMA di wilayah Pamekasan, Madura.

Seperti ini, tips dari Kak Vivi untuk bisa masuk pada jurusan yang di impikan,
"Sejujurnya aku di kelas sering tidur  pas SMA, tapi malam harinya aku sudah belajar, latihan soal LKS, latihan soal di buku paket. Sampai-sampai semalem cuma tidur satu paling lama dua jam doang. Wkwkwkwk...

Jadi kalau di kelas ketiduran (dan ini sering), kita sudah ngerti materi yg di jelasin. Dan kalau di suruh ngerjain soal LKS, kita sudah ngerjain duluan.

Yg paling terpenting doa sih, asli ngaruh banget. Sempetin solat Tahajjud dan Dhuha sebelum berangkat sekolah."

Lolos melalui jalur SNMPTN, jadi seperti ini trik Lutviah Sari,
"Kalau SNMPTN itu ibarat tangan Tuhan yang bekerja. Banyak-banyak berdoa. Yang jelas nilai raport tidak begitu turun. Sama nyertain beberapa sertifikat lomba."

Keren banget kan, usaha salah satu Mahasiswi Universitas Indonesia ini. 

Bukan hanya bisa lolos masuk ke kampus UI saja raihan prestasi yang di peroleh Mahasiswi asal Kwanyar, Bangkalan, Madura ini, Kak Vivi juga sering mendapatkan medali penghargaan semenjak berada di bangku sekolah dan sampai sekarangpun. 


Kalau tadi kita sudah membaca tips tips kece dari Kak vivi, kali ini ada pesan yang Kak Vivi sampaikan untuk kita semua nih.
"Selagi masih ada kesempatan buat belajar. Gunakan kesempatan itu dengan baik. Banyak loh di luar sana yg pengen sekolah, tapi Allah belum ngizinin. Di pelosok2 negeri ini, ada adik-adik kita yang buat makan pun mereka ngga ada. Bahkan masih ada yang belum kenal sama buku pelajaran. Jadi buat adik-adik yang sekarang sekolah bahkan SMA, jangan berhenti sampai disitu.

Lanjutkan belajar kalian. Bukan hanya untuk diri sendiri. Tapi untuk orang tua, keluarga dan adik-adik lain di luaran sana. 
Tanggung jawab kita besar.

Kuliah dimana pun itu sama saja. Yang penting semangat belajarnya harus di tingkatkan. Semakin besar usaha kita buat belajar dan merengek kepada Allah, semakin mungkin juga impian itu di capai. Jangankan UI, kalian juga bisa kuliah ke luar negeri.

Sama satu lagi, banyak orang-orang berpikiran ngapain sekolah tinggi-tinggi, kalau kerja bisa ngasilin banyak uang. Sekolah itu bukan untuk mencari uang dan pekerjaan bagus. Tapi bagaimana meningkatkan kualitas diri seseorang.

Semangat pokoknya.
Bagi yg muslim, inget pesan Rasulullah,

-Barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, Allah akan memudahkan baginya jalan ke surga, sesungguhnya para malaikat menaungkan sayap-sayapnya kepada orang yang menuntut ilmu karena senang terhadap apa yang diperbuat-." 

Mengharukan dan sangat menyentuh sekali ya pesan dari Kak Lutviah Sari. 
Semangatnya memang sangat patut untuk di aplikasikan.

Sedikit info tentang Kak Vivi nih para pembaca, selain berprestasi dalam bidang pelajaran, Kak Vivi ini juga mahir menari tarian tradisional loh, sering menampilkan tarian-tarian Madura di berbagai festival. Dia juga aktif dalam organisasi. Keren banget kan wanita yang berdarah Madura ini?





Itu dia cerita perjuangan dari salah satu pejuang pendidikan di tanah air para pembaca, dan pastinya masih sangaaaaaatttttt banyak kisah kisah inspiratif yang belum kita ketahui di luar sana. 

Cerita apa lagi yang akan kita nikmati di tulisan berikutnya? Hmmm... Saya juga penasaran nih.

Itu saja yang dapat saya bagikan pada postingan kali ini.
Untuk kritik dan saran, dengan senang hati saya harapkan melalui pesan email ke fauzimdra@gmail.com. Atau ada cerita unik dan jurusan kuliah apalagi yang ingin di share? Bisa langsung kirim pesan via email di atas ya. 

Terimakasih sudah merelakan waktunya untuk membaca. Salam dan sampai jumpa.









Comments

Popular posts from this blog

Belajar Budaya "Karapan Sapi Madura"

Bicara tentang Indonesia, dengan berjuta kekayaan alam dan juga budayanya, ras dan suku bangsa yang beraneka ragam, tak cukup hanya hitungan jam untuk menceritakan betapa elok dan melimpahnya harta Indonesia. 

Membahas soal Indonesia, memang tak ada habisnya. Sekitar 17.504 pulau yang dimilikinya, dan bermacam budaya juga tradisi yang terbilang kaya dan masih lestari hingga hari ini.
Indonesia memang sangat asyik untuk diulik, apalagi tentang budayanya.
Di postingan kali ini, kita akan belajar dan mengenal salah satu budaya yang ada di Indonesia bagian timur.
Sudah ada yang pernah tahu tentang Karapan Sapi? Tradisi yang hanya dimiliki oleh orang-orang Madura dan masih terlestarikan sampai hari ini.
Yuk kita mengulik sedikit tentang Karapan Sapi bersama Ketua Dewan Kesehatan Rakyat (DKR), Bangkalan, yang akrab di sapa Muhyi. 


Karapan Sapi itu apasih?
Karapan Sapi adalah perlombaan pacuan sapi, dimana biasanya sapi di adu sebagaimana balapan lari. Dengan satu joki yang menumpangi sepasang sapi …

Kopi Tuli?

Salam para readers, rasanya sudah lama kita tidak bertegur sapa via aksara. Semoga kita masih di berikan rasa mau untuk terus menulis dan membaca. Aamiin...

Oke para readers, setelah sekian lama kita tidak membahas tentang kuliner, dan rasanya kangen juga buat ngereview lezatnya kuliner yang ada di negeri tercinta ini.

Pada nuansa malam Lebaran Idhul Adha, masih dengan galaunya hati yang merindukan moment kebersamaan bersama keluarga, namun apadaya keadaan belum bisa memulangkan saya dari kota rantau ini, *hiks...
Sedikit mengobati rasa galau, saya di ajak oleh dua teman saya yang sama-sama tidak bisa takbiran bersama keluarganya, mereka membawa saya ke suatu tempat dimana jaraknya tidak terlalu jauh dari kost-an yang saya tempati, yakni di daerah Ciputat.



Berada di daerah Tangerang Selatan, sebuah kedai kopi berdiri di lintasan Jalan Raya Krukut No, 70, Cinere, Depok. Tadinya saya agak bingung, karena sebelum berangkat, kedua teman saya ini mengajak saya untuk mencicipi minuman yang…

BINGUNG MILIH JURUSAN KULIAH? ATAU MERASA SALAH MASUK JURUSAN? BERIKUT TIPS JITU MENGATASINYA!

Masuk dan terdaftar sebagai salah satu Mahasiswa di suatu Univertas memang menjadi keinginan banyak pelajar ketika akan melewati masa sekolahnya. Namun tidak sedikit yang merasa kebingungan ketika hendak menentukan pilihan jurusan dalam jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Saya mau daftar di jurusan Public Speaking, tapi saya pemalu takut di suruh bicara ini itu. Mau daftar di jurusan akuntansi tapi basic saya di ilmu pengetahun sosial. Aduh gimana ya?”  Mungkin pernyataan di atas pernah di alami oleh sebagian calon Mahasiswa ketika hendak menentukan jurusan kuliahnya.
Kali ini saya akan berbagi tips dari salah satu alumni di salah satu kampus yang berada  di daerah Ibu kota Jakarta.

Membahas tentang jurusan dalam dunia perkuliahan, kuliah sendiri itu apa sih?
“Bicara kuliah bicara Universitas. Universe adalah semesta, dimana terbuka lebar kebebasan dan keragaman, tentunya dengan batasan. Kebebasan dan keragaman adalah sesuatu yang mesti dikelola.” Pemaparan dari Muhktar Fauzi yang…