Skip to main content

Kopi Tuli?

Salam para readers, rasanya sudah lama kita tidak bertegur sapa via aksara. Semoga kita masih di berikan rasa mau untuk terus menulis dan membaca. Aamiin...

Oke para readers, setelah sekian lama kita tidak membahas tentang kuliner, dan rasanya kangen juga buat ngereview lezatnya kuliner yang ada di negeri tercinta ini.

Pada nuansa malam Lebaran Idhul Adha, masih dengan galaunya hati yang merindukan moment kebersamaan bersama keluarga, namun apadaya keadaan belum bisa memulangkan saya dari kota rantau ini, *hiks...
Sedikit mengobati rasa galau, saya di ajak oleh dua teman saya yang sama-sama tidak bisa takbiran bersama keluarganya, mereka membawa saya ke suatu tempat dimana jaraknya tidak terlalu jauh dari kost-an yang saya tempati, yakni di daerah Ciputat.



Berada di daerah Tangerang Selatan, sebuah kedai kopi berdiri di lintasan Jalan Raya Krukut No, 70, Cinere, Depok. Tadinya saya agak bingung, karena sebelum berangkat, kedua teman saya ini mengajak saya untuk mencicipi minuman yang katanya bernama Kopi Tuli, tapi ketika sampai di lokasi, ternyata kedai kopi itu bernama Warung Scooter. Dan ternyata, nama dari kedai kopi ini memang terkenal dengan produk andalannya yakni Kopi Tuli, nuansa tempat yang klasik dan penuh pesan humanisme yang tinggi (menurut saya pribadi).

Kenapa sih dinamakan Kopi Tuli?

Nahhh... Konon ceritanya, kedai kopi ini di dirikan karena keresahan 3 orang sahabat yang bernama Putri Sampagitha Trisnawinny, Mohammad Andhika Prakoso dan Tri Erwinsyah Putra, mereka ingin membantu para teman-teman difabel mereka agar memiliki penghasilan.  Jadi, di Kopi Tuli ini, para pelayannya adalah orang-orang difabel yang menggunakan bahasa isyarat dalam melayani para pembelinya.

Loh, bagaimana dong cara memesan menu di Kopi Tuli Ini?

Sekalipun para pelayan di Kopi Tuli ini menggunakan bahasa isyarat dalam melayani pembelinya, mereka juga mengerti dengan apa yang kita bicarakan. Mereka juga sangat ramah.
Uniknya lagi, dalam pemesanan di Kopi Tuli ini, kita juga bisa memberikan kode berupa huruf  A, B, C, D, E, F, G, H, I dalam pemesanannya. Misal untuk memesan menu Kosu Koso kita cukup menyebutkan huruf A, dan huruf-huruf lain yang dapat menjadi kode dari setiap menu kopi lain yang di sajikan (Butuh belajar semua kode menu untuk melakukan hal ini).

Setelah bercerita sedikit tentang pelayanan di Kopi Tuli, sekarang kita lihat ada menu apa saja sih di Kopi Tuli ini?

Ini adalah sajian kekinian yang di suguhkan oleh kedai kopi yang memiliki username @koptul.id di instagram. karena belum sempat saya abadikan menu di bagian tempat pemesanannya, alhasil saya screenshot di postingan akun instagramnya.



Harga dari setiap kopi pun juga beragam di tempat ini, untuk kopi yang saya pesan yakni rasa Capuccino, seharga Rp. 18.000. Untuk harga memang bervariasi menyesuaikan dengan apa yang kita pesan.



Nama-nama kopi yang suguhkan juga lumayan unik dari Kopi Tuli ini, bernuansa alam dan tujuan dari pemberian nama kopi yang bernuansa ini adalah untuk menimbulkan rasa tanya bagi para pembeli agar terdapat interaksi. Kalau biasanya di tempat ngopi di sediakan wifi gratis, di tempat ini malah tidak di sediakan wifi, tujuannya tidak lain untuk mengadakan tegur sapa dan obrolan bagi yang nongkrong di tempat ini, agar tidak sibuk bermain handphone. Tidak usah khawatir mau ngapain, kita juga akan di suguhi permainan “Uno” jika memesan kopi dan duduk di kedai yang satu ini. Unik juga ya...

Nah... Bagaimana? Tertarik untuk datang ke tempat yang satu ini? Selain di Cinere, kedai kopi ini juga juga berdiri di Kindo Square A9, Duren Tiga.



Kalian juga bisa melihat motor-motor vespa yang keren di tempat Kopi Tuli ini loh Readers...

Oke, itu saja tulisan yang saya muat pada postingan kali ini. Terimakasih sudah meluangkan waktu kalian untuk membaca tulisan sederhana saya ini. Untuk kritik dan saran sangat saya nantikan, bisa langsung via kolom komentar di bawah, atau juga bisa kirim DM ke akun instagram saya www.instagram.com/zi.mad
Samapai jumpa di postingan selanjutnya...

Comments

Popular posts from this blog

Belajar Budaya "Karapan Sapi Madura"

Bicara tentang Indonesia, dengan berjuta kekayaan alam dan juga budayanya, ras dan suku bangsa yang beraneka ragam, tak cukup hanya hitungan jam untuk menceritakan betapa elok dan melimpahnya harta Indonesia. 

Membahas soal Indonesia, memang tak ada habisnya. Sekitar 17.504 pulau yang dimilikinya, dan bermacam budaya juga tradisi yang terbilang kaya dan masih lestari hingga hari ini.
Indonesia memang sangat asyik untuk diulik, apalagi tentang budayanya.
Di postingan kali ini, kita akan belajar dan mengenal salah satu budaya yang ada di Indonesia bagian timur.
Sudah ada yang pernah tahu tentang Karapan Sapi? Tradisi yang hanya dimiliki oleh orang-orang Madura dan masih terlestarikan sampai hari ini.
Yuk kita mengulik sedikit tentang Karapan Sapi bersama Ketua Dewan Kesehatan Rakyat (DKR), Bangkalan, yang akrab di sapa Muhyi. 


Karapan Sapi itu apasih?
Karapan Sapi adalah perlombaan pacuan sapi, dimana biasanya sapi di adu sebagaimana balapan lari. Dengan satu joki yang menumpangi sepasang sapi …

Puisi Buat Mantan Gebetan Terindah

Bicara tentang masa lalu,gue ingat pada waktu gue masih nge-gebet cewek antagonis di masa Putih biru-biru.Gue sempet bikin puisi buat dia,saat gue baca sempet gue mikir "ternyata dulu gue puitis banget" .Nih puisi gue buat gebetan gue di masa Putih biru-biru >Cinta atau matematika
Di posting oleh Fauzi Achmad pada 02:13
AM, 06-Jun-13Cintaku padamu bagaikan " PI "
dalam sebuah rumus
matematika yang berarti suatu
ketetapan,tapi cintaku padamu
tidaklah seperti " GRADIEN "
yang berarti kemiringan suatu garis.
Cintaku bukan pula seperti "
JARI - JARI " yang bersifat
setengah dalam suatu
lingkaran,namun cintaku
bagaikan " DIAMETER " yg bersifat
utuh dlm sbuah
lingkaran.
Cntaq juga bkan pula seperti
" SKALA " yg berarti suatu
pengukur,tapi melainkan
seperti bentuk " BOLA " yg tidak
dapat di ukur dan tak
terhingga.Puisi itu gue ambil di blog gue yang jadul.Sebenernya puisi itu udah lama gue buat,tapi baru tahun kemaren g…

Basecamp Caffe, Idolanya Tempat Tongkrongan Di Ciputat

Temen-temen Mahasiswa Uin Jakarta, atau temen-temen yang tinggal di sekitaran Ciputat dan suka nongkrong pasti tau nih tempat ngopi dan ngobrol yang satu ini.


Suasana di tempat ini memang nyaman. Meski atapnya terbilang begitu dekat ke kepala, namun nuansa yang seperti ini cukup mengingatkan para pengunjung (terutama saya) agar selalu merasa rendah (hati).
Sempat meliburkan jam operasi beberapa bulan lamanya, Basecamp Cafe baru-baru ini kembali beroperasi dan tak kehilangan citranya sebagai salah satu Cafe yang terbilang ramai di area Ciputat ini.


Jam buka tempat tongkrongan ini dimulai dari 09:00 sampai jam 03:00 wib setiiap hari Kamis-Rabu.

Untuk menu di tempat ini sudah bisa dikategorikan dalam kata 'lengkap', Ada makanan berat untuk mengenyagkan perut, Nasi Goreng dan beberapa makanan lainnya.
Buat yang sekadar mau nyemil, tersedia pisang cokelat, kentang goreng, dan makanan ringan lainnya. Soal Kopi-kopian, di tempat ini sudah disediakan untuk para pengunjung dengan berb…