Skip to main content

Belajar Budaya "Karapan Sapi Madura"

Bicara tentang Indonesia, dengan berjuta kekayaan alam dan juga budayanya, ras dan suku bangsa yang beraneka ragam, tak cukup hanya hitungan jam untuk menceritakan betapa elok dan melimpahnya harta Indonesia. 

Membahas soal Indonesia, memang tak ada habisnya. Sekitar 17.504 pulau yang dimilikinya, dan bermacam budaya juga tradisi yang terbilang kaya dan masih lestari hingga hari ini.

Indonesia memang sangat asyik untuk diulik, apalagi tentang budayanya.

Di postingan kali ini, kita akan belajar dan mengenal salah satu budaya yang ada di Indonesia bagian timur.

Sudah ada yang pernah tahu tentang Karapan Sapi?
 
Tradisi yang hanya dimiliki oleh orang-orang Madura dan masih terlestarikan sampai hari ini.

Yuk kita mengulik sedikit tentang Karapan Sapi bersama Ketua Dewan Kesehatan Rakyat (DKR), Bangkalan, yang akrab di sapa Muhyi. 


Karapan Sapi itu apasih?

Karapan Sapi adalah perlombaan pacuan sapi, dimana biasanya sapi di adu sebagaimana balapan lari. Dengan satu joki yang menumpangi sepasang sapi yang sudah didandani  dan di rawat secara khusus untuk di pertandingkan.

"Biasanya di lintasan pacuan, ada dua pasang sapi yang di pertandingkan. Lengkap dengan joki yang sudah di persiapkan sebelumnya oleh sang pemilik sapi-sapi itu" ungkap Muhyi.

"Sapi-sapi itu biasanya juga sudah dipersiapkan selama berbulan-bulan untuk diikut lombakan dalam acara ini. Karena acara Karapan Sapi ini terbilang bergengsi dan merupakan ajang berkelas bagi masyarakat." tambah Ketua DKR Bangkalan. 

Muhyi juga menjelaskan bahwa "Tradisi yang sudah diwariskan turun temurun ini, biasanya perayaan besarnya di adakan sekali dalam setahun. Dan di sebutnya acara Presiden Cup atau Piala Presiden. 
Piala Presiden biasanya di gelar saat bulan Oktober dan diadakan di daerah yang sudah disepakati oleh panitia penyelenggara di kawasan Madura.

Para peserta lomba Piala Presiden ini, adalah para peserta lomba Karapan Sapi yang sebelumnya sudah lolos di acara Bupati Cup atau Piala Bupati dari seluruh daerah yang ada di Madura yakni Sumenep, Sampang, Pamekasan dan juga Bangkalan.

Karapan Sapi Bupati Cup terselenggara sebagai rangkaian lomba lanjutan berjenjang dari lomba kecamatan sebelum menuju lomba Piala Presiden. Perhelatan acaranya juga nampak lebih tradisional karena diadakan di pembatas daerah.

Di hari pertama, biasanya ada pagelaran Sapi Sonok, atau pertunjukan sapi betina yang sudah didandani dengan hiasan-hiasan yang membuat sapi itu terlihat lebih rapi dan bersih. Dan di hari selanjutnya tiba pada perlombaan pacuan sapi yang sudah siap di pertontonkan.


Untuk panjang rute lintasan Karapan Sapi ini, tercatat sekitar 180 sampai 200 meter dan biasanya hanya di tempuh dalam waktu 14 sampai 18 detik saja oleh sapi-sapi tersebut."

Sedikit tambahan informasi, biasanya sapi yang memenangkan perlombaan Karapan Sapi ini akan menaikkan daya jualnya dan bisa mencapai hingga harga di atas Rp 50 jutaan.


Mengenal dan belajar tentang tradisi yang ada di Indonesia memang sangatlah menarik bukan?

Sedikit tulisan tentang Karapan Sapi Madura di atas semoga bermanfaat dan semakin meningkatkan kecintaan kita terhadap budaya yang ada di Indonesia.

Terimakasih sudah meluangkan waktunya untuk membaca tulisan yang sederhana ini.

Salam dan sampai jumpa di tulisan berikutnya.


Comments

Popular posts from this blog

Puisi Buat Mantan Gebetan Terindah

Bicara tentang masa lalu,gue ingat pada waktu gue masih nge-gebet cewek antagonis di masa Putih biru-biru.Gue sempet bikin puisi buat dia,saat gue baca sempet gue mikir "ternyata dulu gue puitis banget" .Nih puisi gue buat gebetan gue di masa Putih biru-biru >Cinta atau matematika
Di posting oleh Fauzi Achmad pada 02:13
AM, 06-Jun-13Cintaku padamu bagaikan " PI "
dalam sebuah rumus
matematika yang berarti suatu
ketetapan,tapi cintaku padamu
tidaklah seperti " GRADIEN "
yang berarti kemiringan suatu garis.
Cintaku bukan pula seperti "
JARI - JARI " yang bersifat
setengah dalam suatu
lingkaran,namun cintaku
bagaikan " DIAMETER " yg bersifat
utuh dlm sbuah
lingkaran.
Cntaq juga bkan pula seperti
" SKALA " yg berarti suatu
pengukur,tapi melainkan
seperti bentuk " BOLA " yg tidak
dapat di ukur dan tak
terhingga.Puisi itu gue ambil di blog gue yang jadul.Sebenernya puisi itu udah lama gue buat,tapi baru tahun kemaren g…

Basecamp Caffe, Idolanya Tempat Tongkrongan Di Ciputat

Temen-temen Mahasiswa Uin Jakarta, atau temen-temen yang tinggal di sekitaran Ciputat dan suka nongkrong pasti tau nih tempat ngopi dan ngobrol yang satu ini.


Suasana di tempat ini memang nyaman. Meski atapnya terbilang begitu dekat ke kepala, namun nuansa yang seperti ini cukup mengingatkan para pengunjung (terutama saya) agar selalu merasa rendah (hati).
Sempat meliburkan jam operasi beberapa bulan lamanya, Basecamp Cafe baru-baru ini kembali beroperasi dan tak kehilangan citranya sebagai salah satu Cafe yang terbilang ramai di area Ciputat ini.


Jam buka tempat tongkrongan ini dimulai dari 09:00 sampai jam 03:00 wib setiiap hari Kamis-Rabu.

Untuk menu di tempat ini sudah bisa dikategorikan dalam kata 'lengkap', Ada makanan berat untuk mengenyagkan perut, Nasi Goreng dan beberapa makanan lainnya.
Buat yang sekadar mau nyemil, tersedia pisang cokelat, kentang goreng, dan makanan ringan lainnya. Soal Kopi-kopian, di tempat ini sudah disediakan untuk para pengunjung dengan berb…