Skip to main content

Posts

Showing posts from January, 2020

Ini Baru Sate...

Siapa sih yang tidak tau sate? Makanan yang menjadi salah satu ikonnya kuliner Indonesia ini memang tidak pernah pudar eksistensinya. Lebih-lebih Sate Madura, makanan dari olahan daging ayam atau daging kambing ini memang menjadi salah satu makanan istimewa bagi masyarakat Indonesia. Selain bumbunya yang khas, seporsi sate Madura ini, memang sangat mengenyangkan perut. Ada yang masih ingat Cak Umar? dipostingan sebelumnya, saya sudah mengulas sedikit tentang Sop Kambing olahan dari warung Cak Umar ini. Warung kaki lima yang berada di Jalan Karet belakang 1, Jakarta, berlokasi di seberang pas SD Negeri Karet 04 Pagi, Setia Budi. Di atas adalah penampakan seporsi sate ayam Cak Umar lengkap dengan lontongnya. Hmmm...  Dari gambarnya sudah terlihat, betapa nikmatnya salah satu dari sekian banyak sate Madura ini.  Tidak jauh berbeda dengan sate Madura kebanyakan, sate Madura Cak Umar ini rasanya sangat enak di lidah. Kematangan dagingnya pas banget, tidak membuat dari ras

Debaran (GEMA #5)

Aku bahagia, di debarkan lalu di pasung habis-habisan.  Segala debaran itu terjadi pada jantungku.  Di perkenalkan denganmu yang tanpa senjata, bisa-bisanya menikam rasaku hingga tak berkutik di buatnya. Aku bahagia, kamu mendatangkan musim yang belum pernah aku temui sebelumnya.  Setiap raga ini gembira, seluruh panca indraku bereaksi dengan semangatnya. Jangan pernah pancaroba, meski ku tahu bunga sakura yang indahpun akan berguguran ketika musimnya sudah tiada. ***** Puisi ini akan tayang setiap hari Senin jam 17:00 wib. Untuk membaca semua bagian dari puisi Gema ini, kalian bisa klik "Kategori" pilih PUISI. Terimakasih sudah membaca bagian 5 puisi dengan Judul "Gema" Nantikan kelanjutannya...

Basecamp Caffe, Idolanya Tempat Tongkrongan Di Ciputat

Temen-temen Mahasiswa Uin Jakarta, atau temen-temen yang tinggal di sekitaran Ciputat dan suka nongkrong pasti tau nih tempat ngopi dan ngobrol yang satu ini. Suasana di tempat ini memang nyaman. Meski atapnya terbilang begitu dekat ke kepala, namun nuansa yang seperti ini cukup mengingatkan para pengunjung (terutama saya) agar selalu merasa rendah (hati). Sempat meliburkan jam operasi beberapa bulan lamanya, Basecamp Cafe baru-baru ini kembali beroperasi dan tak kehilangan citranya sebagai salah satu Cafe yang terbilang ramai di area Ciputat ini. Jam buka tempat tongkrongan ini dimulai dari 09:00 sampai jam 03:00 wib setiiap hari Kamis-Rabu. Untuk menu di tempat ini sudah bisa dikategorikan dalam kata 'lengkap', Ada makanan berat untuk mengenyagkan perut, Nasi Goreng dan beberapa makanan lainnya. Buat yang sekadar mau nyemil, tersedia pisang cokelat, kentang goreng, dan makanan ringan lainnya. Soal Kopi-kopian, di tempat ini sudah disediakan

RABU WEKASAN (#1) Tulisan Pertama Gue Sebelum Pulang

Masih inget sama apa kata orang tua Gue dulu, jangan main ketika hari Rabu Wekasan... Hmmm, tapi untuk saat ini, zaman udah modern dan kepercayaan Gue untuk saat ini akan hal itu belum sedalem seperti para leluhur Gue di kampung. Gue Romel, anak bungsu dari 3 bersaudara. Gue tinggal jauh dari keluarga Gue, gak jauh-jauh amat sih, sebatas Jakarta dan Madura. Mungkin nama Gue terdengar murtad dari nama-nama orang Madura pada umumnya, Gue juga gak terlalu pengen tahu kenapa dulu Bokap dan Nyokap Gue milih nama itu buat Gue. Romel Muhlis Hidayat. Nama yang cukup rumit dan lumayan membuat Gue agak sedikit bekerja keras ketika ngisi Ujian Nasional Sekolah. Gue sedikit inget, soal gimana Nama itu bisa melekat di diri Gue. Dulu Bokap pernah cerita sedikit bagaimana proses pemberian nama Gue itu. Kata Bokap, dulu setelah Gue lahir, nama itu ngga langsung diberikan dan dilekatkan begitu saja. Di kampung Gue itu, seorang anak yang baru lahir harus menunggu waktu selama satu minggu untuk

Derai Hujan (GEMA #4)

Banyak yang suka hujan, lapisan darinya banyak yang mengatakan adalah rindu dan kenangan. Tapi entah kenapa, aku lebih suka kamu. Yang takut kehujanan, sangat ogah sama yang namanya basah-basahan. Banyak yang menyukai datangnya hujan, dan aku lebih suka melihatmu ceria berlarian pulang, dari pada harus murung di bawah teras sekolah menunggu redanya hujan. Tolong jangan hujan dulu, jangan buatku resah memikirkan penatnya, lelah jika dia sampai bosan menanti berlalunya hujan. Redalah, biarkan ia tiba di rumah ternyamannya. Tolong jangan hujan dulu. Jangan basahi rambutnya yang pasrah pada rajutan benang yang sudah dibentuknya ikat itu, melihatnya kedinginan adalah sakit bagiku. Tolong jangan hujan dulu. Aku tak bisa membedakan mana yang derai air hujan, dan mana yang butiran air matanya ketika ia memilih pulang kehujanan karena terlalu lama menunggu hujan berhenti berirama. *** Puisi ini akan tayang setiap hari Senin jam 17:00 wib. Untuk membaca semua bagian dari puisi

Madura dan Kisah Lamanya

Mengenal atau mengenang cerita peninggalan leluhur adalah salah satu kewajiban para generasinya. Tidak ada salahnya bukan jika menuliskannya kembali untuk sekadar mengabadikan kisah lama yang sudah tak terjamah dan sebagai bentuk pelestarian. Alhasil, berikut saya tulis ulang sejarah peradaban salah satu pulau yang ada di Indonesia. Madura, pulau yang berada di seberang laut Jawa ini memang mempunyai banyak keunikan dan cerita-cerita yang menakjubkan. Dikutip dari halaman Lontar Madura, konon pada jaman dahulu kala di tanah Jawa ada sebuah kerajaan bernama Medang Kemulan, Prabu Sang Hyang Tunggal adalah  pemegang pemerintahan pada kala itu. Dyah Cendrawati merupakan putri dari Raja tersebut, dia sangat cantik jelita, tak heran jika pada saat itu dia menjadi idaman banyak Raja dan Pangeran-pangeran di tanah Jawa. Saat itu, Putri tersebut belum bisa memantapkan hati untuk membina rumah tangga. Ia selalu menolak setiap lamaran yang datang, dan ia masih ingin hidup membujang. Pada s

Bakso Aci Tidak Sesuai Ekspektasi?

Halo para pembaca, yuk kita kulineran dulu. Salam untuk yang sedang melirik postingan saya kali ini, berikut saya akan menulis sedikit tentang review Baso Aci yang sempat viral di beberapa bulan belakangan ini. Nah, bagi kalian yang mengaku pencinta Baso, mungkin makanan ini sudah tidak asing lagi di lidah kalian ya. Tapi jujur, ini adalah Baso Aci pertama yang pernah saya cobain. Maklum agak katrok dikit. hehehe... Awalnya sering lihat story instagram temen, jadi penasaran dan pengen nyobain makanan yang satu ini. Dan saya pun nyobain Baso Aci Juara di Cabang Ciputat. Sebelumnya saya sudah pernah nyobain beberapa bakso seperti bakso malang, bakso muro, bakso Solo, bakso Boejangan, dan ini adalah kali pertamanya saya makan Baso yang bahan andalannya terbuat dari Aci.Cukup unik sih. Baksonya agak kenyal, kalau saya rasa di lidah cukup khas rasanya. Enak dan tekstur baksonya itu seperti halus dan lembut.  Ini sangat berbeda dengan bakso lainnya, kala