Derai Hujan (GEMA #4)

Banyak yang suka hujan, lapisan darinya banyak yang mengatakan adalah rindu dan kenangan.
Tapi entah kenapa, aku lebih suka kamu. Yang takut kehujanan, sangat ogah sama yang namanya basah-basahan.

Banyak yang menyukai datangnya hujan, dan aku lebih suka melihatmu ceria berlarian pulang, dari pada harus murung di bawah teras sekolah menunggu redanya hujan.

Tolong jangan hujan dulu, jangan buatku resah memikirkan penatnya, lelah jika dia sampai bosan menanti berlalunya hujan.
Redalah, biarkan ia tiba di rumah ternyamannya.

Tolong jangan hujan dulu. Jangan basahi rambutnya yang pasrah pada rajutan benang yang sudah dibentuknya ikat itu, melihatnya kedinginan adalah sakit bagiku.

Tolong jangan hujan dulu. Aku tak bisa membedakan mana yang derai air hujan, dan mana yang butiran air matanya ketika ia memilih pulang kehujanan karena terlalu lama menunggu hujan berhenti berirama.



***
Puisi ini akan tayang setiap hari Senin jam 17:00 wib. Untuk membaca semua bagian dari puisi Gema ini, kalian bisa klik "Kategori" pilih PUISI.
Terimakasih sudah membaca bagian 4 puisi dengan Judul "Gema"
Nantikan kelanjutannya...

Derai Hujan (GEMA #4) Derai Hujan (GEMA #4) Reviewed by Fauzi Achmad on January 06, 2020 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.