Skip to main content

RABU WEKASAN (#1) Tulisan Pertama Gue Sebelum Pulang

Masih inget sama apa kata orang tua Gue dulu, jangan main ketika hari Rabu Wekasan... Hmmm, tapi untuk saat ini, zaman udah modern dan kepercayaan Gue untuk saat ini akan hal itu belum sedalem seperti para leluhur Gue di kampung.

Gue Romel, anak bungsu dari 3 bersaudara. Gue tinggal jauh dari keluarga Gue, gak jauh-jauh amat sih, sebatas Jakarta dan Madura.

Mungkin nama Gue terdengar murtad dari nama-nama orang Madura pada umumnya, Gue juga gak terlalu pengen tahu kenapa dulu Bokap dan Nyokap Gue milih nama itu buat Gue.
Romel Muhlis Hidayat. Nama yang cukup rumit dan lumayan membuat Gue agak sedikit bekerja keras ketika ngisi Ujian Nasional Sekolah.

Gue sedikit inget, soal gimana Nama itu bisa melekat di diri Gue. Dulu Bokap pernah cerita sedikit bagaimana proses pemberian nama Gue itu. Kata Bokap, dulu setelah Gue lahir, nama itu ngga langsung diberikan dan dilekatkan begitu saja.
Di kampung Gue itu, seorang anak yang baru lahir harus menunggu waktu selama satu minggu untuk bisa mendapatkan nama.

Jadi gini alurnya, anak yang baru lahir itu di kampung harus menunggu selama tujuh hari untuk mendapatkan nama, dan nama itu diberikan oleh seorang Kiyai atau sesepuh yang ada di kampung, dan hal itu katanya dilakukan agar mendapatkan keberkahan nantinya.

Mungkin bagi sebagian orang hal ini masih tabu, tapi ya begitulah, di kampung Gue itu memang terbilang masih kental adat dan budayanya, turun temurun orang menyebutnya.

Ngomong-ngomong anak yang baru lahir, proses anak yang baru lahir itu ngga cukup sampai disitu aja kalau di kampung Gue. Setelah harus menunggu selama tujuh hari untuk pemberian nama, proses selanjutnya itu bertepatan dengan hari lahir ke 40 hari dari sang anak yang baru lahir ini.
Ketika sudah mencapai hari ke 40, biasanya dilakukan pengguntingan rambut terhadap anak yang baru lahir ini, dan dibacakan shalawat atau senandung pujian terhadap Baginda Nabi.

Lanjut ke proses berikutnya, setelah 40 harian, tiba nantinya pada proses 7 bulanan. Nah, di proses yang ini, pelaksanaannya lumayan lebih beradrenalin. Dimana seorang anak yang sudah berusai 7 bulan akan di hadapkan dengan “Toron Tana” yang artinya “Injak Tanah”.

“Toron Tana” adalah tradisi dimana untuk pertama kalinya seorang anak menginjakkan kaki ke tanah. Dan setelah itu seorang anak biasanya di kurung dalam tempat bambu seperti kandang ayam. Dan saat itu seorang anak dihadapkan dengan beberapa pilihan yang nantinya diperkirakan bisa memperlihatkan akan seperti apa sikapnya setelah ia dewasa. Biasanya barang atau benda yang dihadapkan untuk anak ini berupa Al-Qur’an, Tasbih, sisir, jagung, emas dan benda lainnya. Dari setiap benda itu, ada makna yang tersirat. Katanya.

Sedikit ceritanya kurang lebih seperti itu salah satu tradisi yang ada di Kampung Gue, Madura.





*****
Terimakasih sudah membaca bagian pertama Cerita tentang "Rabu Wekasan"
tulisan ini lumayan panjang dan akan saya update setiap hari Rabu di jam 19:00 wib. 
Sedikit tentang Rabu Wekasan, ini adalah cerita pengalaman seorang Jurnalis yang akan melakukan perjanlanan ke tempat kelahirannya dimana tempat itu masih kental akan peninggalan leluhurnya.

Jumpa di bagian selanjutnya ya...

Comments

Popular posts from this blog

Belajar Budaya "Karapan Sapi Madura"

Bicara tentang Indonesia, dengan berjuta kekayaan alam dan juga budayanya, ras dan suku bangsa yang beraneka ragam, tak cukup hanya hitungan jam untuk menceritakan betapa elok dan melimpahnya harta Indonesia. 

Membahas soal Indonesia, memang tak ada habisnya. Sekitar 17.504 pulau yang dimilikinya, dan bermacam budaya juga tradisi yang terbilang kaya dan masih lestari hingga hari ini.
Indonesia memang sangat asyik untuk diulik, apalagi tentang budayanya.
Di postingan kali ini, kita akan belajar dan mengenal salah satu budaya yang ada di Indonesia bagian timur.
Sudah ada yang pernah tahu tentang Karapan Sapi? Tradisi yang hanya dimiliki oleh orang-orang Madura dan masih terlestarikan sampai hari ini.
Yuk kita mengulik sedikit tentang Karapan Sapi bersama Ketua Dewan Kesehatan Rakyat (DKR), Bangkalan, yang akrab di sapa Muhyi. 


Karapan Sapi itu apasih?
Karapan Sapi adalah perlombaan pacuan sapi, dimana biasanya sapi di adu sebagaimana balapan lari. Dengan satu joki yang menumpangi sepasang sapi …

Kopi Tuli?

Salam para readers, rasanya sudah lama kita tidak bertegur sapa via aksara. Semoga kita masih di berikan rasa mau untuk terus menulis dan membaca. Aamiin...

Oke para readers, setelah sekian lama kita tidak membahas tentang kuliner, dan rasanya kangen juga buat ngereview lezatnya kuliner yang ada di negeri tercinta ini.

Pada nuansa malam Lebaran Idhul Adha, masih dengan galaunya hati yang merindukan moment kebersamaan bersama keluarga, namun apadaya keadaan belum bisa memulangkan saya dari kota rantau ini, *hiks...
Sedikit mengobati rasa galau, saya di ajak oleh dua teman saya yang sama-sama tidak bisa takbiran bersama keluarganya, mereka membawa saya ke suatu tempat dimana jaraknya tidak terlalu jauh dari kost-an yang saya tempati, yakni di daerah Ciputat.



Berada di daerah Tangerang Selatan, sebuah kedai kopi berdiri di lintasan Jalan Raya Krukut No, 70, Cinere, Depok. Tadinya saya agak bingung, karena sebelum berangkat, kedua teman saya ini mengajak saya untuk mencicipi minuman yang…

BINGUNG MILIH JURUSAN KULIAH? ATAU MERASA SALAH MASUK JURUSAN? BERIKUT TIPS JITU MENGATASINYA!

Masuk dan terdaftar sebagai salah satu Mahasiswa di suatu Univertas memang menjadi keinginan banyak pelajar ketika akan melewati masa sekolahnya. Namun tidak sedikit yang merasa kebingungan ketika hendak menentukan pilihan jurusan dalam jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Saya mau daftar di jurusan Public Speaking, tapi saya pemalu takut di suruh bicara ini itu. Mau daftar di jurusan akuntansi tapi basic saya di ilmu pengetahun sosial. Aduh gimana ya?”  Mungkin pernyataan di atas pernah di alami oleh sebagian calon Mahasiswa ketika hendak menentukan jurusan kuliahnya.
Kali ini saya akan berbagi tips dari salah satu alumni di salah satu kampus yang berada  di daerah Ibu kota Jakarta.

Membahas tentang jurusan dalam dunia perkuliahan, kuliah sendiri itu apa sih?
“Bicara kuliah bicara Universitas. Universe adalah semesta, dimana terbuka lebar kebebasan dan keragaman, tentunya dengan batasan. Kebebasan dan keragaman adalah sesuatu yang mesti dikelola.” Pemaparan dari Muhktar Fauzi yang…