Skip to main content

Posts

Showing posts from April, 2020

Ketupat Urap (Pa'Orap)

In my area, this is more familiarly known as Ketupat Urap (Pa' Orap).


This one food is quite simple but still filling. I found this food in Galis, Bangkalan, Madura. The cheap price is one of the mainstays of this food.

Rp. 5000, I have been able to enjoy food with a diamond dish that is equipped with boiled sprouts, grated coconut that has been seasoned with its special spices, and also petis which is a special food of this Madura mainstay. Coupled with cayenne pepper which makes the delicious taste of this food more appetizing. (If lucky we will get cassava leaves boiled certain sellers of this food.)

Which is one of the unique characteristics of this food that is a special wrapper from teak leaves. Very Traditional.

Angkringan Jogja

Mengobati kekangenan sama makanan yang satu ini, saya coba share tentang makanan yang juga menjadi salah satu favorit bagi banyak kalangan.

Beberapa bulan lalu saya pernah makanan di salah satu angkringan yang ada di wilayah Kampung utan, Ciputat.


Makanan di tempat ini asli murah-murah.


Satu piring yang sudah berisi nasi putih dengan potongan tempe orek, tiga tusuk lauk dengan macam yang berbeda-beda, yakni telor, otak-otak dan juga usus, juga dilengkapi sambal cabai rawit yang pedesnya pol, cuma menghabiskan uang Rp. 12.000 untuk mendapatkan sepaket satu piring ini.


Bukan hanya murah, makanan yang disajikan di angkringan ini rasanya tidak diragukan lagi enaknya. Rasa dari setiap lauk memilik kenikmatan tersendiri. Bukan hanya sekedar di bakar, bumbunya meresap sampai kedalam-dalam hingga sangat terasa disetiap gigitannya.
Nasinya pulen dan enak dilidah.

Asyiknya tempat ini juga menyediakan diskon tiap hari jum'at kata pelayannya. Jadi harga dari lauknya itu tiap hari Jum'at …

Di Daerahku Namanya TEOTE, Kalau Di Daerah Kalian Ini Namanya Apa?

Oke. Kali ini salah satu makanan yang sangat mudah untuk dibuat dirumah datang dari teman saya namanya Kurniawati.
Karena melihat story whatsappnya yang begitu menawan hati untuk tahu bagaimana cara membuat makan ini, alhasil saya mendapatkan resep dan cara membuat makanan yang disebutnya TEOTE kalau didaerah asalnya ini.



Pertama yang perlu siapkan yakni;
- Wortel - Kol - Daun bawang
Semua itu dipotong kecil-kecil. (Bisa juga kol diganti dengan toge sesuai selera)
Lalu sediakan bumbu-bumbu berikut;
- Bawang putih 3 siung - Ketumbar separuh sendok teh - Kunyit untuk memberi warna agak kekuningan pada bakwan - Tambahkan garam 3 sendok teh. Ini untuk menambah cita rasanya karena nanti akan dicampur dengan tepung terigu. 
Selanjutnya ulek bumbu sampe halus. 
Gunakan tepung terigu setengah kilo. (Ini porsi banyak karena untuk sekeluarga)
Caranya: Setelah semua bahan di atas sudah disiapkan. Selanjutnya siapkan wadah atau loyang lalu masukkan terigu sesuai takaran pribadi. Campur dengan bu…

Tahu Goreng Lezat Ala Hidup Hemat

Bagi sebagian anak kosan mungkin keadaan yang seperti sekarang tidaklah begitu bermasalah, dihadapkan dengan StayAtHome itu mungkin terasa nyaman-nyaman aja. Tapi bagi sebagiannya lagi keadaan ini mungkin bisa jadi suatu pikiran yang membelenggu, baik dari segi aktifitas ataupun keuangan yang didera.

Nah. Kali ini saya mau berbagi sedikit tips hemat dalam penguluaran biaya makanan ketika dikosan. 

Sepaket nasi putih dan tahu goreng, sambal ulek alami dan sedikit tambahan mie kuah.
Jadi di kosan saya bersama tiga teman saya yang juga masih belum mudik. Kali ini saya coba buat masakan yang tetap bikin selera makan tidak menurun.
Setelah memasak nasi di rice cooker, hal yang musti disiapkan setelah peralatan memasak, yakni;
- Tahu putih - Beras - Cabai - Tomat - Bawang Merah - Bawang Putih
Sedikit saya ceritakan sebentar, kita menyetok beras satu karung dalam 10 hari. Jadi untuk memasak saat ini biaya memasak berkurang tanpa pengeluaran untuk membeli beras.

Hal yang perlu dilakukan yakn…

KOPI WELA, FLORES

Menikmati kopi dari Manggarai, Flores.


Sebagai pecinta kopi, ini adalah suatu keberuntungan bisa menikmati salah satu kopi jagoannya Indonesia. Kopi Wela Arabica. Kopi yang satu ini benar-benar bikin mata melek. 
Biji-biji kopi pilihan dari kampung Wela, Manggarai, Flores tersimpan rapi dalam kemasan berwarna putih ini. 
Tak diragukan lagi memang kenikmatan dari Kopi Wela ini. Hasil dari biji kopi yang ditanam pada ketinggian 1.500 meter di atas permukaan laut ini memang TOP juaranya.
Kopi Wela yang sedang saya nikmati ini kadar rasa kopinya "Medium" jadi sudah lumayan sangat kerasa gurihnya. 
Bubuk dari kopi ini sebelum diseduh dengan air panaspun sudah tercium wangi. Ketika di aduk dengan air panas, wangi kopinya semakin menjadi dan serpihan biji kopinya masih kerasa dilidah sekalipun sudah dilarutkan dengan air panas. Kekhasan bubuk kopinya yang ditumbuk tidak begitu halus sangat menambah daya tarik untuk segera menyeruputnya.
Untuk yang penasaran, bisa langsung melipir …