Skip to main content

Apa Bedanya Ayam Gepuk Sama Ayam Geprek?

Kuliner di Indonesia kian semakin kaya. Berbagai masakan dihasilkan oleh tangan-tangan kreatif serta inovatif yang bermunculan di negeri tercinta ini. 
Gak mau membahas yang lainnya, dipostingan ini saya akan mengulik sedikit tentang masakan yang berbahan utama dari ayam. Wabil khusus Ayam Gepuk dan Ayam Geprek.


Mampir disebuah warung yang spanduknya tidak jauh berbeda dengan warung-warung makanan yang biasanya menyediakan Ayam Geprek, namun di warung ini menu sajiannya memiliki nama Ayam Gepuk. Penasaran? Yes... Mungkin sedikit telat moment untuk mengulas tentang makanan yang satu ini, untuk menjawab rasa penasaran saya, meskipun sudah terbilang makanan ini sudah hampir tidak terdengar lagi ramai perbincangannya.

Sesuai namanya, hal pertama yang saya dapati yakni sajian daging ayam yang sudah digepuk, semacam dihancurkan, namun dagingnya masih menempel pada tulang-tulang yang ada. Saya memesan dada dengan ukuran yang cukup besar untuk sejenis makanan kaki lima ini. 

Jika di Ayam Geprek saya tidak menemukan campuran kacang pada bumbunya, berbeda dengan yang satu ini. Daging ayam yang sudah digoreng, dilumeri dengan bumbu yang tidak jauh beda rasanya dengan kekhasan bumbu yang ada pada Ayam Geprek. Pada gigitan pertama, saya mengira campuran kacang yang ada pada bumbu makanan ini adalah pembeda dari bumbu yang terdapat pada Ayam Geprek. Ternyata kacang yang ada pada bumbu Ayam Gepuk ini digunakan untuk menetralisir rasa pedas yang ada karena tadinya saya memesan Ayam Gepuk ini dengan takaran pedas yang sedang.

Menelusuri setiap perasa di lidah, Ayam Gepuk ini memang terasa gurih. Meskipun sudah dicampuri dengan kacang, tapi rasa pedas pada bumbu utama sajian ini tidak bisa dielakan. Kekuasaan bawang bawang putih terpangpam nyata dilidah dalam makanan ini. Daging ayamnya dimasak dengan begitu apik tingkat kematangannya, hingga tidak menghasilkan daging yang terlalu lembek namun tetap empuk menyatu dengan racikan bumbunya.

Tidak jauh beda dengan Ayam Geprek, dua makanan ini ternyata memiliki keunggulan yang sama. Yakni pada sambalnya yang khas dan tidak bisa diduakan rasanya. 

Ayam Gepuk Dan Ayam Geprek, samakah?  

Comments

Popular posts from this blog

Puisi Buat Mantan Gebetan Terindah

Bicara tentang masa lalu,gue ingat pada waktu gue masih nge-gebet cewek antagonis di masa Putih biru-biru.Gue sempet bikin puisi buat dia,saat gue baca sempet gue mikir "ternyata dulu gue puitis banget" .Nih puisi gue buat gebetan gue di masa Putih biru-biru > Cinta atau matematika Di posting oleh Fauzi Achmad pada 02:13 AM, 06-Jun-13 Cintaku padamu bagaikan " PI " dalam sebuah rumus matematika yang berarti suatu ketetapan,tapi cintaku padamu tidaklah seperti " GRADIEN " yang berarti kemiringan suatu garis. Cintaku bukan pula seperti " JARI - JARI " yang bersifat setengah dalam suatu lingkaran,namun cintaku bagaikan " DIAMETER " yg bersifat utuh dlm sbuah lingkaran. Cntaq juga bkan pula seperti " SKALA " yg berarti suatu pengukur,tapi melainkan seperti bentuk " BOLA " yg tidak dapat di ukur dan tak terhingga. Puisi itu gue ambil di blog gue yang jadul.Sebenernya puisi itu udah lama gue buat,

Belajar Budaya "Karapan Sapi Madura"

Bicara tentang Indonesia, dengan berjuta kekayaan alam dan juga budayanya, ras dan suku bangsa yang beraneka ragam, tak cukup hanya hitungan jam untuk menceritakan betapa elok dan melimpahnya harta Indonesia.  Membahas soal Indonesia, memang tak ada habisnya. Sekitar 17.504 pulau yang dimilikinya, dan bermacam budaya juga tradisi yang terbilang kaya dan masih lestari hingga hari ini. Indonesia memang sangat asyik untuk diulik, apalagi tentang budayanya. Di postingan kali ini, kita akan belajar dan mengenal salah satu budaya yang ada di Indonesia bagian timur. Sudah ada yang pernah tahu tentang Karapan Sapi?   Tradisi yang hanya dimiliki oleh orang-orang Madura dan masih terlestarikan sampai hari ini. Yuk kita mengulik sedikit tentang Karapan Sapi bersama Ketua Dewan Kesehatan Rakyat (DKR), Bangkalan, yang akrab di sapa Muhyi.  Karapan Sapi itu apasih? Karapan Sapi adalah perlombaan pacuan sapi, dimana biasanya sapi di adu sebagaimana balapan lari. Dengan satu joki yang menu

Basecamp Caffe, Idolanya Tempat Tongkrongan Di Ciputat

Temen-temen Mahasiswa Uin Jakarta, atau temen-temen yang tinggal di sekitaran Ciputat dan suka nongkrong pasti tau nih tempat ngopi dan ngobrol yang satu ini. Suasana di tempat ini memang nyaman. Meski atapnya terbilang begitu dekat ke kepala, namun nuansa yang seperti ini cukup mengingatkan para pengunjung (terutama saya) agar selalu merasa rendah (hati). Sempat meliburkan jam operasi beberapa bulan lamanya, Basecamp Cafe baru-baru ini kembali beroperasi dan tak kehilangan citranya sebagai salah satu Cafe yang terbilang ramai di area Ciputat ini. Jam buka tempat tongkrongan ini dimulai dari 09:00 sampai jam 03:00 wib setiiap hari Kamis-Rabu. Untuk menu di tempat ini sudah bisa dikategorikan dalam kata 'lengkap', Ada makanan berat untuk mengenyagkan perut, Nasi Goreng dan beberapa makanan lainnya. Buat yang sekadar mau nyemil, tersedia pisang cokelat, kentang goreng, dan makanan ringan lainnya. Soal Kopi-kopian, di tempat ini sudah disediakan