Skip to main content

Posts

Belajar Budaya "Karapan Sapi Madura"

Bicara tentang Indonesia, dengan berjuta kekayaan alam dan juga budayanya, ras dan suku bangsa yang beraneka ragam, tak cukup hanya hitungan jam untuk menceritakan betapa elok dan melimpahnya harta Indonesia. 

Membahas soal Indonesia, memang tak ada habisnya. Sekitar 17.504 pulau yang dimilikinya, dan bermacam budaya juga tradisi yang terbilang kaya dan masih lestari hingga hari ini.
Indonesia memang sangat asyik untuk diulik, apalagi tentang budayanya.
Di postingan kali ini, kita akan belajar dan mengenal salah satu budaya yang ada di Indonesia bagian timur.
Sudah ada yang pernah tahu tentang Karapan Sapi? Tradisi yang hanya dimiliki oleh orang-orang Madura dan masih terlestarikan sampai hari ini.
Yuk kita mengulik sedikit tentang Karapan Sapi bersama Ketua Dewan Kesehatan Rakyat (DKR), Bangkalan, yang akrab di sapa Muhyi. 


Karapan Sapi itu apasih?
Karapan Sapi adalah perlombaan pacuan sapi, dimana biasanya sapi di adu sebagaimana balapan lari. Dengan satu joki yang menumpangi sepasang sapi …
Recent posts

Dongeng Sebelum Tidur (GEMA #3)

Entah kenapa, sepi masih setia dengan dinginnya alam, dan ada yang datang, tetiba kamu menjadi bagian dari titik terang di langit sana. Dari sela jendela entah kenapa kamu memilih menjadi bintang. Masuk saja, di kamar ini hanya ada aku dan kegembiraan. Tak apa, aku tidak akan mengapa-apakanmu, sekadar ingin bercerita tentang pertemuan kita kala itu, tak apakan? Dan yang harus kamu tahu, bercerita tentangmu tak akan cukup waktu semalaman memang. Malam ini akan menjadi malam yang amat panjang. Beribu dombapun yang melompati kepalaku tak akan mampu memejamkan mata ini. Andai kamu mau membisikan lagu pengantar tidur di telingaku, mulai besok takkan lagi ku pakai kata malas dalam hidupku.
..................... Senin, 28 Oktober 2019

Hari Dan Yang Indah (GEMA #2)

Kala itu, aku berusaha meyakinkan diri bahwa aku sedang baik-baik saja.
Untuk pertama kalinya ada seseorang yang mampu membungkam sadarku, membuat ku bisu dan kaku.

Dia adalah wanita yang sederhana, berkerudung tanpa banyak jarum, bajunya juga tidak sefashionable seperti pemudi masa kini.

Dia mengindahkan hari itu, hari yang tak pernah aku duga akan secerah seperti wajahnya yang sayu. Bibirnya mungil dan tanpa pewarna ku lihatinya. Aku terpana, padanya yang di datangkan oleh waktu di hadapanku.

Kala itu, perasaku tersandra tanpa di paksa. Badanku seperti dalam pelukan yang erat, hingga susah untukku atur tingkah dan juga gerak.

Aku menikmati hari itu.
Hari yang indah dengan segala letupan yang diam-diam membahagiakan.


.................... Kamis, 23 Oktober 2019

GEMA #1 (Tentang Rasa)

Salam para pembaca. Beberapa hari yang lalu, saya sudah mengadakan voting di instagram, untuk adakan konten atau postingan yang berupa puisi atau cerpen bersambung. Dan, melihat hasil voting  yang sudah dilaksanakan pada waktu itu, jumlah yang menyuarakan kata "Iya" ternyata lebih mendominasi.  Well, sesuai dengan janji saya, maka di mulai dari hari ini, postingan bernuansa puisi atau cerpen bersambung akan saya posting di blog ini di setiap hari Senin dan Kamis ya...
Selamat membaca.!
*** Gema #1 (Tentang Rasa)
Sama sekali tak pernah terkira akan seperti ini akhirnya. Semoga kita di pertemukan lagi suatu saat.  Ya, suatu saat. Setelah ijazah SMA yang kita dapat itu menjauhkan kita.
Dan semoga tidak dengan hatimu, yang jauh. Harapan yang mustahil, bagiku. Setidaknya aku ingin menghidupkanmu kembali dengan rangkaian huruf yang tak pernah aku tebak akan seperti apa penutupnya.
Meski hanya dalam imajinasi. Hanya rangkaian kata. Hanya ini yang bisa ku perbuat, karena mencarimu dalam nyata la…

Bergerak Ke Masa Depan

Langkah kadang terhenti, ketika mengingat apa dan siapa kita di masa sebelum hari ini. Masa lalu kadang masih menjadi faktor untuk berpikir dua kali dalam melanjutkan gerak dan juga asa.

Pernah berpikir, bahwa saya ingin move on dari masa lalu, namun nyatanya hanyalah sebuah intuisi yang berkabut tanpa tindakan nyata yang membuat diri terkurung dalam rasa malas dan harus terbata-bata untuk melanjutkan impian yang katanya akan indah pada waktunya.
Bergerak Ke Masa Depan, sebuah tema yang di selayangkan oleh forum diskusi Revolusi Kedai Kopi pada Sabtu, 5 Oktober 2019 di area Libero Caffe Tangerang Selatan. Datang sebagai pendengar, dengan hati yang memang sedang dilanda rasa "Ingin berkarya" namun keadaan seakan berbisik "Udah rebahan aja". 
Mungkin banyak juga orang-orang yang sedang membaca tulisan saya ini dan juga sedang merasakan kegelisahan seperti saya, dan sedikit banyak, semoga tulisan sederhana ini bisa membangkitkan gairah semangat bagi saya pribadi dan …

Surabiteras Punya

Salam para pembaca, berjumpa lagi dengan rangkaian abjad yang sederhana namun sekalipun demikian, tetap terkandung informasi di dalamnya.

Oke, kali ini saya akan berbagi informasi tentang salah satu makanan tradisional dari daerah Bandung, Indonesia yakni surabi.
Nah, surabi itu apa sih? Konon katanya, surabi ini berasal dari kata sunda yaitu “Sura” yang berarti “Besar”, dan informasi yang saya dapat, surabi ini sudah banyak digemari oleh masyarakat sejak tahun 1923. Hmmm.... ternyata sudah lama juga ya surabi ini familiar bagi masyarakat.

Bicara tentang asal usulnya, ada sebagian yang menyebutkan bahwa surabi ini berasal dari negara India, dan ada juga yang mengatakan bahwa surabi ini berasal dari negara Belanda.

Nah... Di postingan kali ini, saya akan berbagi informasi tentang surabi yang sangat enak di lidah dan takaran bahan-bahan adonannya sepertinya pas banget dan bikin mau lagi.

sumber foto : instagram @surabiteras

Nama warungnya adalah Surabiteras, lokasinya berada di dataran…

Ayam Geprek 168

Sudah kangenkah dengan tulisan saya? Hehehe...

Salam untuk siapapun yang sedang membaca tulisan sederhana ini.

Di tulisan sebelumnya kita sudah mengulik sedikit tentang salah satu makanan khas Indonesia yakni Bakso. Untuk yang belum membacanya, bisa langsung melipir ke postingan sebelumnya.

Belum berpindah dari pembahasan kuliner, di postingan kali ini kita akan berbagi sedikit informasi makanan yang baru-baru ini masih hangat dan famous bagi banyak kalangan.

Apa itu? Ayam geprek?
Ya,,, terkenal dengan pedasnya rempah-rempah yang melekat di daging ayamnya, dan gurihnya tepung yang digoreng, ayam geprek rasanya memang pas banget di lidah orang-orang Indonesia, dengan racikan bumbu yang sangat nampol dan sangat kerasa, maka tak heran jika akhir-akhir ini banyak yang menjadikan kuliner ayam geprek sebagai salah satu pilihan yang menarik untuk dicicipi.

Di Jalan Raya Joglo Raya, tepatnya di No.45, Rt.9/Rw.8, Kembangan, Jakarta Barat, ada warung makan yang menyediakan menu Ayam Geprek deng…