Skip to main content

Kasih gue paspor untuk ke luar angkasa

Entah dari mana gue harus memulainya..Karna cuaca malam ini sedang tak bersahabat dengan gue.Pikiran gue lagi mumet,mungkin jika bisa keluar tulisan dari kepala gue maka akan muncul bacaan " Memori hampir penuh "...
Sumpah sikap mereka-mereka itu bikin hati gue nyessek,kata anak jaman sekarang " Sakitnya tuh di sini (nunjuk hati) " ..
Oh Tuhan !!! Ternyata di bumi penghuninya banyak yang hobinya nyakitin hati orang...Pengennya sih gue hijrah ke planet lain,karna kebanyakan orang di bumi jahat,seakan yang gue lakuin semuanya salah.Di caci udah biasa,di buli apalagi,dan yang paling gue benci,harga diri gue di injak-injak...
Tapi gue sadar,bahwa sekarang keadaan gue sedang mendung,jadi yang gue bisa lakuin sekarang cuma bisa sabar dan berdoa...Semangat....Karna gue yakin dunia takkan selalu memojokkan gue....
Yaudah gitu aja,gue cuma mau curhat... !!!

Comments

Popular posts from this blog

Puisi Buat Mantan Gebetan Terindah

Bicara tentang masa lalu,gue ingat pada waktu gue masih nge-gebet cewek antagonis di masa Putih biru-biru.Gue sempet bikin puisi buat dia,saat gue baca sempet gue mikir "ternyata dulu gue puitis banget" .Nih puisi gue buat gebetan gue di masa Putih biru-biru > Cinta atau matematika Di posting oleh Fauzi Achmad pada 02:13 AM, 06-Jun-13 Cintaku padamu bagaikan " PI " dalam sebuah rumus matematika yang berarti suatu ketetapan,tapi cintaku padamu tidaklah seperti " GRADIEN " yang berarti kemiringan suatu garis. Cintaku bukan pula seperti " JARI - JARI " yang bersifat setengah dalam suatu lingkaran,namun cintaku bagaikan " DIAMETER " yg bersifat utuh dlm sbuah lingkaran. Cntaq juga bkan pula seperti " SKALA " yg berarti suatu pengukur,tapi melainkan seperti bentuk " BOLA " yg tidak dapat di ukur dan tak terhingga. Puisi itu gue ambil di blog gue yang jadul.Sebenernya puisi itu udah lama gue buat,

Belajar Budaya "Karapan Sapi Madura"

Bicara tentang Indonesia, dengan berjuta kekayaan alam dan juga budayanya, ras dan suku bangsa yang beraneka ragam, tak cukup hanya hitungan jam untuk menceritakan betapa elok dan melimpahnya harta Indonesia.  Membahas soal Indonesia, memang tak ada habisnya. Sekitar 17.504 pulau yang dimilikinya, dan bermacam budaya juga tradisi yang terbilang kaya dan masih lestari hingga hari ini. Indonesia memang sangat asyik untuk diulik, apalagi tentang budayanya. Di postingan kali ini, kita akan belajar dan mengenal salah satu budaya yang ada di Indonesia bagian timur. Sudah ada yang pernah tahu tentang Karapan Sapi?   Tradisi yang hanya dimiliki oleh orang-orang Madura dan masih terlestarikan sampai hari ini. Yuk kita mengulik sedikit tentang Karapan Sapi bersama Ketua Dewan Kesehatan Rakyat (DKR), Bangkalan, yang akrab di sapa Muhyi.  Karapan Sapi itu apasih? Karapan Sapi adalah perlombaan pacuan sapi, dimana biasanya sapi di adu sebagaimana balapan lari. Dengan satu joki yang menu

Basecamp Caffe, Idolanya Tempat Tongkrongan Di Ciputat

Temen-temen Mahasiswa Uin Jakarta, atau temen-temen yang tinggal di sekitaran Ciputat dan suka nongkrong pasti tau nih tempat ngopi dan ngobrol yang satu ini. Suasana di tempat ini memang nyaman. Meski atapnya terbilang begitu dekat ke kepala, namun nuansa yang seperti ini cukup mengingatkan para pengunjung (terutama saya) agar selalu merasa rendah (hati). Sempat meliburkan jam operasi beberapa bulan lamanya, Basecamp Cafe baru-baru ini kembali beroperasi dan tak kehilangan citranya sebagai salah satu Cafe yang terbilang ramai di area Ciputat ini. Jam buka tempat tongkrongan ini dimulai dari 09:00 sampai jam 03:00 wib setiiap hari Kamis-Rabu. Untuk menu di tempat ini sudah bisa dikategorikan dalam kata 'lengkap', Ada makanan berat untuk mengenyagkan perut, Nasi Goreng dan beberapa makanan lainnya. Buat yang sekadar mau nyemil, tersedia pisang cokelat, kentang goreng, dan makanan ringan lainnya. Soal Kopi-kopian, di tempat ini sudah disediakan