Skip to main content

Masanya Sudah Habis

Masih belum bisa lupa dengan kejadian kemarin. Kenapa hati ini masih tak karuan begini, sepertinya aku belum siap meninggalkan bait-bait yang telah ku tulis di hari kemarin.
Beberapa bait sederhana yang berkisah tentang mereka-mereka insan pelipur lara. Mereka-mereka adalah sahabat-sahabatku yang mampu menenggelamkan keterpurukan hidupku.
Siapa lagi yang bisa melakukan hal itu, hahaha... Mungkin memang terlalu berlebihan aku mendeskripsikan tentang mereka, mereka yang memang terlanjur berlebihan aku sayangi. Aku tak peduli mereka menganggap aku apa, yang aku tahu mereka selalu membuatku merasa nyaman berada di samping mereka. Yang aku tahu mereka juga menyayangiku.

Itu hanya sepintas penjelasan beberapa bait tentang mereka.

Masih banyak bait-bait lain yang akan sangat aku rindukan.
Beberapa bait yang telah tercipta karena kasih sayang yang mereka berikan padaku. Mereka adalah inspirasiku, motivator, guru kehidupanku yang selalu mengingatkan aku bagaimana cara hidup yang baik.
Lalu siapa yang akan memberikan wejangan, saat mereka-mereka tak pernah ku jumpai.

Masanya memang sudah habis. Masa di mana kita saling bertatap muka di bawah satu atap yang sama, di atas satu lantai yang tak berbeda.

Aku harap, masa tak pernah menjadi penghalang antara kita untuk saling bercanda, mengingatkan.

Sampai jumpa di lain kesempatan sahabat-sahabatku.
Semoga kita masih bisa berjumpa lagi para guruku.

Comments

Popular posts from this blog

Belajar Budaya "Karapan Sapi Madura"

Bicara tentang Indonesia, dengan berjuta kekayaan alam dan juga budayanya, ras dan suku bangsa yang beraneka ragam, tak cukup hanya hitungan jam untuk menceritakan betapa elok dan melimpahnya harta Indonesia. 

Membahas soal Indonesia, memang tak ada habisnya. Sekitar 17.504 pulau yang dimilikinya, dan bermacam budaya juga tradisi yang terbilang kaya dan masih lestari hingga hari ini.
Indonesia memang sangat asyik untuk diulik, apalagi tentang budayanya.
Di postingan kali ini, kita akan belajar dan mengenal salah satu budaya yang ada di Indonesia bagian timur.
Sudah ada yang pernah tahu tentang Karapan Sapi? Tradisi yang hanya dimiliki oleh orang-orang Madura dan masih terlestarikan sampai hari ini.
Yuk kita mengulik sedikit tentang Karapan Sapi bersama Ketua Dewan Kesehatan Rakyat (DKR), Bangkalan, yang akrab di sapa Muhyi. 


Karapan Sapi itu apasih?
Karapan Sapi adalah perlombaan pacuan sapi, dimana biasanya sapi di adu sebagaimana balapan lari. Dengan satu joki yang menumpangi sepasang sapi …

Kopi Tuli?

Salam para readers, rasanya sudah lama kita tidak bertegur sapa via aksara. Semoga kita masih di berikan rasa mau untuk terus menulis dan membaca. Aamiin...

Oke para readers, setelah sekian lama kita tidak membahas tentang kuliner, dan rasanya kangen juga buat ngereview lezatnya kuliner yang ada di negeri tercinta ini.

Pada nuansa malam Lebaran Idhul Adha, masih dengan galaunya hati yang merindukan moment kebersamaan bersama keluarga, namun apadaya keadaan belum bisa memulangkan saya dari kota rantau ini, *hiks...
Sedikit mengobati rasa galau, saya di ajak oleh dua teman saya yang sama-sama tidak bisa takbiran bersama keluarganya, mereka membawa saya ke suatu tempat dimana jaraknya tidak terlalu jauh dari kost-an yang saya tempati, yakni di daerah Ciputat.



Berada di daerah Tangerang Selatan, sebuah kedai kopi berdiri di lintasan Jalan Raya Krukut No, 70, Cinere, Depok. Tadinya saya agak bingung, karena sebelum berangkat, kedua teman saya ini mengajak saya untuk mencicipi minuman yang…

Puisi Buat Mantan Gebetan Terindah

Bicara tentang masa lalu,gue ingat pada waktu gue masih nge-gebet cewek antagonis di masa Putih biru-biru.Gue sempet bikin puisi buat dia,saat gue baca sempet gue mikir "ternyata dulu gue puitis banget" .Nih puisi gue buat gebetan gue di masa Putih biru-biru >Cinta atau matematika
Di posting oleh Fauzi Achmad pada 02:13
AM, 06-Jun-13Cintaku padamu bagaikan " PI "
dalam sebuah rumus
matematika yang berarti suatu
ketetapan,tapi cintaku padamu
tidaklah seperti " GRADIEN "
yang berarti kemiringan suatu garis.
Cintaku bukan pula seperti "
JARI - JARI " yang bersifat
setengah dalam suatu
lingkaran,namun cintaku
bagaikan " DIAMETER " yg bersifat
utuh dlm sbuah
lingkaran.
Cntaq juga bkan pula seperti
" SKALA " yg berarti suatu
pengukur,tapi melainkan
seperti bentuk " BOLA " yg tidak
dapat di ukur dan tak
terhingga.Puisi itu gue ambil di blog gue yang jadul.Sebenernya puisi itu udah lama gue buat,tapi baru tahun kemaren g…