Skip to main content

Masih Tentang Kawan Masa SMA

Entah kenapa ini fikiranku masih saja belum bisa berpindah dari cerita masa SMA. Mungkin karena mereka sangat menyayangiku, atau hanya aku yang terlalu berat hati berpisah dengan mereka. Entahlah....

Mereka sekarang sudah mulai menjauh. Aku yakin mereka tidak ingin saling menjauh, begitupun dengan aku.
Kami sekarang sudah berjauhan, tempat yang di kunjungi tiap pagipun kini tak sama. Begitupun dengan nasib kami yang sungguh jauh berbeda. Kami sahabat dari masa SMA, dan sampai selamanya.

Sedikit ku ceritakan informasi tentang keberadaan para sahabatku, hanya sebatas mengingat.
Namanya Nadira, dia adalah sahabat SMA ku yang sekarang sudah resmi menjadi Mahasiswi di salah satu Universitas yang sudah berakreditasi A di kota Malang. Dia memang pintar, ya gitu.

Namanya Asro, dia juga sahabatku. Dia juga pernah menjadi rekan timku saat mengecat tembok di sekolah. Kita juga pernah berjuang bersama mengikuti SBMPTN tahun 2015 ini. Naik motor bersama, naik angkot bersama, naik becak bersama, melakukan tes SBMPTN-pun di kampus yang sama. Dan kitapun sama-sama tidak lolos SBMPTN di tahun 2015.
Si Asro sekarang sudah mendaftarkan diri ke Universitas Islam Negri di Surabaya lewat jalur Mandiri. Katanya ujian tes nya tanggal 10 agustus besok, sayangnya aku tidak bisa ikut tes bersama lagi dengan dia.
Semoga berhasil, lolos tesnya dan diterima di universitas impiannya.

Sebut saja Ivan, dia sekarang menurut informasi yang aku dengar sudah menjadi TU di sekolahku yang kemarin. Dia juga kuliah di salah satu kampus di kotaku. Bersama si Mamat yang juga teman seperjuanganku. Mereka berdua sama-sama mengambil jurusan PKN. Dan si Mamatpun katanya juga menjadi bagian dari sekolahku yang kemarin. Entah dia jadi guru apa.

Selain Mamat dan Ivan, sahabatku yang lain juga kuliah di kampus yang sama. Namanya Yanto dan Aan. Aan kuliah di jurusan Pendidikan Matematika. Dan Yanto sama seperti Mamat dan Ivan, yakni di jurusan PKN.
Mereka berempat berada di kampus yang sama.

Anwar, adalah salah satu sahabatku yang juga sudah resmi menjadi mahasiswa. Dia masuk di salah satu Sekolah Tinggi Swasta dengan jurusan Ekonomi syariah.
Lumayan dekat posisi kampus si Anwar dengan kampus yang di naungi si Ivan, Mamat, Yanto dan juga Aan.

Setelah itu ada juga sahabatku namanya Ani. Dia sempat mengikuti tes SBMPTN di 2015, tapi sama seperti aku dan Asro, dia masih belum lolos. Sekarang dia mau pulang ke kota kelahirannya, yakni Surabaya. Untuk satu tahun ini, katanya dia mau kursus menjahit dulu. Sambil mengikuti les bahasa inggris di Surabaya.

Namanya Zigan. Sekarang dia lagi menikmati hari tak berujungnya, sama seperti aku. Hehehe... Dia masih menunggu jemputan ayahnya yg lagi berada di Tangerang. Dia mau merantau ke Tangerang sama seperti aku. Untuk tahun ini katanya dia tidak mau kuliah, mau usaha dulu. Semoga sukses kawan.

Kalau di sekolah, sebagian anak ada yang menyebut mereka TRIO KAMPRET. Mereka terdiri dari tiga orang cewek, Ima, Cua dan juga Khoir. Hehehe... Mereka orangnya asik banget buat di ajak ngobrol, yah walau memang agak bawel. Si Khoir sekarang lagi berada di Jakarta, insyaallah bulan haji besok katanya mau pulang dan mau mondok di salah satu pondok di Madura ini.
Kalau si Ima, aku masih belum tahu pasti tentang dia. Tapi menurut teman-teman yang lain, dia juga mau mondok sama seperti si Khoir. Semoga betah yang kawan yang mondok.
Sekarang giliran si Cua, dia lagi nunggu bulan haji juga sama seperti si Khoir. Insyaallah katanya dia mau merantau ke Jakarta ikut orang tuanya. Semoga selamat ya Cua.
Panggilannya Siti, dia satu desa dengan Khoir, Ima dan juga Cua. Aku belum tahu banyak tentang informasi dirinya.

Sri, Amel, Rina, Fika dan Putri. Mereka adalah sahabatku mulai dari masa SD. Si Sri sekarang sudah menikah, beberapa hari setelah wisuda purna siswa. Kalau Amel, belum ada kabar pasti yang ku dapat, tapi ku rasa dia akan mondok.
Berbeda dengan Rina, yang katanya mau nunggu jodoh menjemputnya. Haha, si Rina. Semoga cepat datang ya jodohnya.
Fika waktu di sekolah dasar dulu, dia sering main A B C lima dasar denganku dan juga teman di masa SD yang lain. Waktu kemarin Fika sudah buka usaha roti kering, dan pernah dia posting di akun facebooknya nama usahanya Roti Kering Rasaku. Semoga banyak pembelinya ya Fika, dan banyak yang bayar juga . Hehehe...
Sering ku lihat postingan si Putri, dia sekarang sering bikin status dan yang ngelike bisa di bilang banyak. Salah satu postingannya yang pernah aku baca " Sekarang sudah waktunya menentukan keputusan yang tepat, karena sekarang sudah dewasa ", kira-kira begitu. Entah dia sekarang mau menikah atau mau mondok dulu. Belum ada kabar tentang dia.

Aku sering memanggil dia si Neng. Namanya Nana, pas masih sekolah aku tanya ke dia, " Neng, kalau udah lulus sekolah rencananya kamu mau kemana? ". " aku mau jadi artis a' , penyanyi gitu " , Jawabnya, dia manggil aku dengan sebutan aa'.
Entah si Neng mau kemana sekarang. Ada yang bilang mau mondok, dan ada yang bilang dia mau kerja di Surabaya. Mau kemanapun kamu Nenk, semoga tetap sehat-sehat saja.

Namanya Aulia. Dia sahabatku yang paling pendiam diantara yang pendiam, tapi kalau udah ketawa, Masyaallah...hehehe.. Informasi yang ku dengar tentangnya, dia sudah tunangan. Entah kapan proses lamarannya, aku tak begitu tahu. Semoga sampai ke pelaminan dan hubungannya langgeng ya kawan seperjuangan.

Sebut saja Ibnu, dia salah satu sahabatku yang kebetulan juga tetanggaku. Untuk tahun ini katanya dia tidak mau kuliah dulu, mungkin tahun depan, atau tahun depannya lagi. Aku sering melihat Ibnu mengantar ibunya, tak tahu pasti kemana. Tapi tiap pagi sering ku lihat si Ibnu naik motor pakai helm boncengan sama ibunya. Waktu kemarin-kemarin dia katanya memang ingin bantu-bantu keluarganya dulu untuk tahun ini. Anak yang baikkkk....

Anis adalah salah satu sahabat seperjuanganku. Sekarang dia sedang berada di Surabaya. Katanya mau kuliah tahun depan disana, entah untuk tahun ini dia lagi kerja atau gimana. Semoga bisa tercapai impiannya ya nis.

Biasanya sahabatku yang satu ini sering ngerayu si Anis. Namanya Fahri, dia sering bercanda ngerayu gak jelas si Anis. Sekarang dia lagi mau bangkit dari keterpurakannya, sempat di tolak SBMPTN, makanya dia agak bingung. Dia lagi nunggu kabar dari pamannya yang sedang di Jakarta. Katanya dia mau bekerja disana. Semoga cepat ada kabar dari pamannya ya Kawan.

Hany panggilannya. Rencananya awalnya katanya dia ingin kuliah, tapi pas aku tanya lagi katanya masih bingung, mau kuliah atau enggak. Kemarin aku tanya gini, "Jadi kuliah dimana nih? ". Dan dia menjawab, " Bingung nih, Zi. Kalau rencana kamu mau kemana? ". Dia balik tanya padaku. " Aku mau ke Tangerang dulu, ke rumah saudara sambil kerja disana ". " Oh, semoga sukses ya, Zi. Sukses gak harus di raih lewat kuliah kok " . Balasnya dan ku akhirnya obralan dengannya dengan kata AMIINN.

Aku sebut sahabatku yang satu ini Hasby. Dia katanya mau jadi pengusaha hebat. Selain itu dia punya cita-cita untuk punya pesawat pribadi miliknya. Katanya ingin membuat tempat landasan pesawat di sebelah rumahnya. Semoga tercapai ya kawan cita-citanya.

Aku sering memanggilnya Mak ijah. Dia namanya Izza, aku dan dia sering berbagi tentang pengetahuan kita tentang kisah-kisah masalalu gitu. Kemarin pas sudah wisuda purna siswa, dia langsung boyong dari pondok yang memang satu yayasan dengan tempat kami bersekolah. Menurut informasi yang aku dengar, dia katanya sudah tunangan. Semoga baik-baik saja ya kamu Izza.

Rori, sahabat yang sangat sibuk. Yang ku tahu dia masih belum boyong dari pondok. Belum ada informasi dia mau kemana, karena memang dia lagi sibuk. Entah sibuk apa...

Panggilannya Mudi, menurut informasi yang ku dapat dia mau ke jakarta ikut saudara kerja di perkantoran. Aku belum tahu pasti posisinya sebagai apa, tapi yang pasti untuk tahun ini dia bukan di posisi sebagai BOS. Hehehe.  Semoga di tahun-tahun berikutnya jadi BOS ya kawan.

Aku panggil dia Dodit, pas kemarin-kemarin aku tanya ke dia katanya mau buka usaha di Jakarta, kalau enggak mau cari kerja dulu katanya bersamaku. Terus mau kuliah di tahun depan. Tapi sekarang aku dapat kabar katanya dia sudah daftar kuliah di kampus yang di naungi Ivan, Mamat, Yanto dan juga Aan. Dia ambil jurusan Pendidikan bahasa dan sastra indonesia. Dit dit, teganya dirimu membohongi aku.

Aku sebut dia Steven, biar terlihat lebih keren.... Menurut kabar dari teman-teman, dia sedang berada di Sidoarjo. Katanya dia sedang bekerja disana. Tapi pas kemarin aku buka facebook, ada notifikasi si Steven ngetag postingan ke aku dan sekitar 32 orang lainnya. Dia berkata  " Minta do'anya ya teman2 semua, semoga aku di terima ", kira-kira seperti itu. Semoga terwujud kawan apa yang kamu impikan.

Sahabat yang satu ini kalau di sekolah sering di sebut Nenk Endeh. Namanya Rosita, pas di tanya kemarin-kemarin katanya dia mau di rumahnya aja dulu bantuin keluarga. Entah nantinya dia mau kemana.

Panggilannya Sofian. Sempat ada keinginan untuk kuliah, dulu dia pernah berkata ingin masuk kelas penerbangan. Tapi sekarang katanya dia mau bekerja saja, mau memperindah rumahnya. Setelah itu mau nikah. Itu katanya.... Semoga cepat indah rumahnya, biar cepat nikahnya.

Dia UUL. Dia cowok. Matanya sipit. Sekarang dia sudah berada di Jakarta, dia sedang buka usaha SOTO. Salahnya aku belum tanya dia bekerja sebagai pekerjanya atau sebagai Bos nya. Apapun itu, semoga UUL rejekinya lancar dan sehat-sehat saja.

Dan sahabat yang satu ini namanya Yayat. Dia sekarang sudah pakai kalung rantai di lehernya. Katanya teman yang lain dia mau kawin bulan haji besok. Mungkin itu hanya lelucon . Baik-baik ya Yat .

Ku panggil dia Abdul. Sahabat yang satu ini tidak ikut wisuda purna siswa, waktu itu dia lagi sakit. Pas kemarin kesekolah aku lihat dia sangat kurus. Kebetulan saat itu aku dan semua kawan seperjuanganku ada cap 3 jari untuk ijazah, termasuk si Abdul. Dia mengajak si Ibnu untuk melamar kerja di Surabaya, katanya di Super Market gitu.

Ahsan, sahabat yang satu ini katanya mau mondok di Sidogiri. Pas aku tanya, " Gak mau kuliah san? ". " Enggak, Zi. Aku mau mondok dulu di Sidogiri ". Begitu katanya.
Semoga tecapai kawan impiannya.

Muklis, sekarang dia sudah mendaftar kuliah di kampus dimana si Ivan, Mamat, Yanto, Aan dan juga si Dodit kuliah. Muklis ambil jurusan PKN. Katanya si muklis sih gitu.

Aku panggil dia lora Solah. Waktu SD kami duduk sebangku, kita sering makan kripik bareng. Sekarang dia sudah menjadi orang yang hebat. Dia masih mau mondok lagi katanya.

Itulah yang ku tahu tentang kabar mereka untuk saat ini. Dimanapun kita, sedang apapun kita, semoga suatu saat kita bisa berjumpa lagi walau tanpa seragam putih abu-abu. Untuk mengingat kenangan kita di hari kemarin, berbagi pengalaman yang telah kita alami di hari ini dan bercerita apa yang ingin kita raih di hari esok. ku harap suatu saat kita semua bisa berjumpa lagi dengan status bahwa kita telah menjadi orang yang sukses dan orang yang bahagia.

Sampai berjabat tangan lagi di hari esok kawan...!!!

Comments

Popular posts from this blog

Puisi Buat Mantan Gebetan Terindah

Bicara tentang masa lalu,gue ingat pada waktu gue masih nge-gebet cewek antagonis di masa Putih biru-biru.Gue sempet bikin puisi buat dia,saat gue baca sempet gue mikir "ternyata dulu gue puitis banget" .Nih puisi gue buat gebetan gue di masa Putih biru-biru > Cinta atau matematika Di posting oleh Fauzi Achmad pada 02:13 AM, 06-Jun-13 Cintaku padamu bagaikan " PI " dalam sebuah rumus matematika yang berarti suatu ketetapan,tapi cintaku padamu tidaklah seperti " GRADIEN " yang berarti kemiringan suatu garis. Cintaku bukan pula seperti " JARI - JARI " yang bersifat setengah dalam suatu lingkaran,namun cintaku bagaikan " DIAMETER " yg bersifat utuh dlm sbuah lingkaran. Cntaq juga bkan pula seperti " SKALA " yg berarti suatu pengukur,tapi melainkan seperti bentuk " BOLA " yg tidak dapat di ukur dan tak terhingga. Puisi itu gue ambil di blog gue yang jadul.Sebenernya puisi itu udah lama gue buat,

Belajar Budaya "Karapan Sapi Madura"

Bicara tentang Indonesia, dengan berjuta kekayaan alam dan juga budayanya, ras dan suku bangsa yang beraneka ragam, tak cukup hanya hitungan jam untuk menceritakan betapa elok dan melimpahnya harta Indonesia.  Membahas soal Indonesia, memang tak ada habisnya. Sekitar 17.504 pulau yang dimilikinya, dan bermacam budaya juga tradisi yang terbilang kaya dan masih lestari hingga hari ini. Indonesia memang sangat asyik untuk diulik, apalagi tentang budayanya. Di postingan kali ini, kita akan belajar dan mengenal salah satu budaya yang ada di Indonesia bagian timur. Sudah ada yang pernah tahu tentang Karapan Sapi?   Tradisi yang hanya dimiliki oleh orang-orang Madura dan masih terlestarikan sampai hari ini. Yuk kita mengulik sedikit tentang Karapan Sapi bersama Ketua Dewan Kesehatan Rakyat (DKR), Bangkalan, yang akrab di sapa Muhyi.  Karapan Sapi itu apasih? Karapan Sapi adalah perlombaan pacuan sapi, dimana biasanya sapi di adu sebagaimana balapan lari. Dengan satu joki yang menu

Basecamp Caffe, Idolanya Tempat Tongkrongan Di Ciputat

Temen-temen Mahasiswa Uin Jakarta, atau temen-temen yang tinggal di sekitaran Ciputat dan suka nongkrong pasti tau nih tempat ngopi dan ngobrol yang satu ini. Suasana di tempat ini memang nyaman. Meski atapnya terbilang begitu dekat ke kepala, namun nuansa yang seperti ini cukup mengingatkan para pengunjung (terutama saya) agar selalu merasa rendah (hati). Sempat meliburkan jam operasi beberapa bulan lamanya, Basecamp Cafe baru-baru ini kembali beroperasi dan tak kehilangan citranya sebagai salah satu Cafe yang terbilang ramai di area Ciputat ini. Jam buka tempat tongkrongan ini dimulai dari 09:00 sampai jam 03:00 wib setiiap hari Kamis-Rabu. Untuk menu di tempat ini sudah bisa dikategorikan dalam kata 'lengkap', Ada makanan berat untuk mengenyagkan perut, Nasi Goreng dan beberapa makanan lainnya. Buat yang sekadar mau nyemil, tersedia pisang cokelat, kentang goreng, dan makanan ringan lainnya. Soal Kopi-kopian, di tempat ini sudah disediakan