Skip to main content

Ingin Cepat Naik Level

Selamat pagi Desember ...

Huaaa....
Yang di tunggu - tunggu akhirnya tiba juga. Selasa oh selasa. Ku tarik ucapanku tentang hari selasa beberapa bulan yang lalu, yang kataku hari selasa itu menyebalkan, membosankan, dan kan kan lain yang berhubungan dengan kenestapaan...
Maaf, waktu itu aku lagi khilaf, terlena oleh kenikmatan dunia pengangguran. Hehehe...

Entah ini kebetulan atau apalah, 1 Desember kali ini, jatuh pada hari selasa.
Hari liburnya aku kerja, jadi bisa puas-puasin nulis mau sampai jari keriting, perut muntah - muntah, atau sampai pingsanpun  juga gak masalah, gak bakal ada yang ngelarang -_-

Maklum udah lama gak bercumbu sama blog ku ini. Jadinya kangen banget sebanget - bangetnya. ( hadehhh,,,, jadi kambuh nih lebaynya ).
Bukan karena gak sayang, tapi karena sibuk kerja. Makanya akhir - akhir ini aku dan blogku sedang  EL DE ERAN. Walau raga kita berjauhan, tapi cinta kita insyaallah tetap setia.

Masyaallah... Sungguh nikmatnya pagi ini. Bedua bersama blogku, di temani secangkir kopi hitam yang masih hangat, lumayan lah buat meredakan kenestapaan ini. Hmmmmmm.............................

Masa SMA telah berakhir, sudah muak meratapi nasibku yang belum bisa kuliah.
Serasa ada dua orang berbisik padaku,
Bisikan orang pertama :
" Kasian banget kamu gak kuliah, nih aku sudah berstatus mahasiswa. Nah kamu ??? " .

Bisikan orang kedua :
" Cieee yang belum bisa kuliah, udah gak usah putus asa. Kamu bisa sukses kok, mau kuliah juga bisa. Nikmati saja dulu keadaanmu yang sekarang. "

Entah siapa yang berbisik, mungkin hanya halusinasiku saja....

Saat ini aku memang sedang menjadi kuli, tepatnya bantu - bantu orang tua bekerja. Yah walau masih sebatas kuli abal - abal, cukuplah membuat hidupku berasa ngenes.

" War di mulai 30 menit lagi, siapin pasukan teman-teman ", intinya seperti itu pesan yang masuk di salah satu group bbmku. Lebih jelasnya group bbm yang bernama REPUBLIC MADURA.
Bukan komunitas untuk berperang melawan desa atau kota, bahkan negara lain. Tapi REPUBLIC MADURA, adalah nama clan ku di game Clash Of Clan atau sering di sebut Coc.
Bagi para gamer yang gemar bermain game ini, pasti udah tahu apa dan gimana cara bermain Coc itu.

Sekilas ! Jadi Coc itu adalah game dimana pemainnya bisa mengatur strategi untuk bertahan dan menyerang. Itu sih menurutku.
Kita bisa membuat sebuah clan, semacam komunitas perang.
Udah gitu aja aku tahunya, karena aku bukan ahlinya Coc.

Awalnya gak tertarik sih sama yang namanya Coc. Cuma waktu itu, sebut saja Alan, dia sepupu ku yang hampir satu tahun sudah memiliki akun Coc. Town Hall ( TH ) miliknya sudah lumayan tangguh, pasukan dan senjata pertahanannya bisa di bilang keren.
Dia mau bikin clan, rencananya clan ini terdiri dari beberapa orang di desaku yang mempunyai akun Coc.
Beberapa teman di Bbm juga sering pakai Dp Base atau tatanan desa yang mereka miliki di Coc.
Sedikit demi sedikit mulai ada rasa penasaran juga sama yang namanya Coc.
Karena dari dulu bisanya cuma dengerin ceritanyaaa,,,, ku putuskan untuk membuat akun Coc.

Taraaaaaaa.......
Jadi deh !!!
Karena aku pemalu, ( tapi bukan putra malu juga ). Aku sok bisa buat main, ngejalanin ini itunya di Coc secara otodidak. AL HASIL,,,( Jeng jeng jeng ),,, Gem ku habis.
Gem, warnanya hijau semacam kristal atau entahlah apa. Gem sangat berguna banget, buat beli arsitek, biar tambah banyak pekerja di desa kita dalam permainan Coc.
Atau bisa juga buat menyelesaikan pembangunan secara cepat, GPL.

Dari awalnya yang sok tahu, akhirnya ku putuskan untuk bertanya pada sahabatku, namanya Udin. Dia sudah punya Coc sejak dia bikin akun Cocnya. Hehehe...
Lumayan keren, sudah TH 6 miliknya.

" Din, gimana caranya buat banyakin yang ijo itu di Coc ? ",

" Ijo yang mana ? ",

" Itu din, yang bisa buat beli arsitek ",

" Oohh, itu Gem, Zi namanya. Bisa ngancurin pohon kalau mau dapat itu ",

" Duitku gak cukup din buat bayar pak tukangnya buat ngancurin pohon ",

" Hahaha,,, ya makanya usaha dong, Zi ".

Saat itu amunisi uangku memang masih di bilang miskin. Jangankan buat renovasi rumah, bayar pak tukangpun buat ngancurin batu aja gak cukup uangnya. Hadehhh....

Masih di bulan Desember, seiring dengan menipisnya hartaku, ( Ciaelah, sok punya harta ), di permainan Coc. Keadaan ekonomiku pun di dunia nyata emang miris-miris sadis bikin mau nangis ...
Tapi, karena aku cowok, malu dong kalau nangis cuma gara-gara gak bisa beli permen.

Baju serasa membesar, celana wes sudah longgar.
Timbullah pertanyaan dalam fikiranku, ADA APA INII...?
KENAPA INI TUHANNNN...???
MENGAPA BEGINI...?????
Dengan ekspresi layaknya alay yang mewek di depan tv karena nonton sinetron yang pemeran utamanya di putusin pacarnya.
Tuhan memang selalu ngasih yang tebaik buat hambaNya. Mungkin jika aku tak pernah menjadi kuli seperti sekarang ini, aku tak pernah tahu bagaimana keras dan susahnya untuk bertahan hidup.

The End ...
Coming soon ! " Ingin Cepat Naik Level ( Bagian 2 ) ", Hanya di ziachmad.blogspot.com

See you again ... ^_^

Comments

Popular posts from this blog

Belajar Budaya "Karapan Sapi Madura"

Bicara tentang Indonesia, dengan berjuta kekayaan alam dan juga budayanya, ras dan suku bangsa yang beraneka ragam, tak cukup hanya hitungan jam untuk menceritakan betapa elok dan melimpahnya harta Indonesia. 

Membahas soal Indonesia, memang tak ada habisnya. Sekitar 17.504 pulau yang dimilikinya, dan bermacam budaya juga tradisi yang terbilang kaya dan masih lestari hingga hari ini.
Indonesia memang sangat asyik untuk diulik, apalagi tentang budayanya.
Di postingan kali ini, kita akan belajar dan mengenal salah satu budaya yang ada di Indonesia bagian timur.
Sudah ada yang pernah tahu tentang Karapan Sapi? Tradisi yang hanya dimiliki oleh orang-orang Madura dan masih terlestarikan sampai hari ini.
Yuk kita mengulik sedikit tentang Karapan Sapi bersama Ketua Dewan Kesehatan Rakyat (DKR), Bangkalan, yang akrab di sapa Muhyi. 


Karapan Sapi itu apasih?
Karapan Sapi adalah perlombaan pacuan sapi, dimana biasanya sapi di adu sebagaimana balapan lari. Dengan satu joki yang menumpangi sepasang sapi …

Kopi Tuli?

Salam para readers, rasanya sudah lama kita tidak bertegur sapa via aksara. Semoga kita masih di berikan rasa mau untuk terus menulis dan membaca. Aamiin...

Oke para readers, setelah sekian lama kita tidak membahas tentang kuliner, dan rasanya kangen juga buat ngereview lezatnya kuliner yang ada di negeri tercinta ini.

Pada nuansa malam Lebaran Idhul Adha, masih dengan galaunya hati yang merindukan moment kebersamaan bersama keluarga, namun apadaya keadaan belum bisa memulangkan saya dari kota rantau ini, *hiks...
Sedikit mengobati rasa galau, saya di ajak oleh dua teman saya yang sama-sama tidak bisa takbiran bersama keluarganya, mereka membawa saya ke suatu tempat dimana jaraknya tidak terlalu jauh dari kost-an yang saya tempati, yakni di daerah Ciputat.



Berada di daerah Tangerang Selatan, sebuah kedai kopi berdiri di lintasan Jalan Raya Krukut No, 70, Cinere, Depok. Tadinya saya agak bingung, karena sebelum berangkat, kedua teman saya ini mengajak saya untuk mencicipi minuman yang…

BINGUNG MILIH JURUSAN KULIAH? ATAU MERASA SALAH MASUK JURUSAN? BERIKUT TIPS JITU MENGATASINYA!

Masuk dan terdaftar sebagai salah satu Mahasiswa di suatu Univertas memang menjadi keinginan banyak pelajar ketika akan melewati masa sekolahnya. Namun tidak sedikit yang merasa kebingungan ketika hendak menentukan pilihan jurusan dalam jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Saya mau daftar di jurusan Public Speaking, tapi saya pemalu takut di suruh bicara ini itu. Mau daftar di jurusan akuntansi tapi basic saya di ilmu pengetahun sosial. Aduh gimana ya?”  Mungkin pernyataan di atas pernah di alami oleh sebagian calon Mahasiswa ketika hendak menentukan jurusan kuliahnya.
Kali ini saya akan berbagi tips dari salah satu alumni di salah satu kampus yang berada  di daerah Ibu kota Jakarta.

Membahas tentang jurusan dalam dunia perkuliahan, kuliah sendiri itu apa sih?
“Bicara kuliah bicara Universitas. Universe adalah semesta, dimana terbuka lebar kebebasan dan keragaman, tentunya dengan batasan. Kebebasan dan keragaman adalah sesuatu yang mesti dikelola.” Pemaparan dari Muhktar Fauzi yang…