Skip to main content

KULIAH DI JURUSAN PUBLIC SPEAKING ITU MENYENANGKAN

Membahas soal dunia pendidikan memang sangatlah asyik. Dari setiap pembahasan tentu banyak ilmu yang akan kita dapatkan. Apalagi ketika sudah sampai pada jenjang perkuliahan, pastinya seru banget dan banyak hal baru yang akan kita temukan.

Nah... Kali ini, saya akan berbagi hal-hal yang unik dan sangat asyik nih pastinya. Tentunya tidak jauh dari pembahasan soal pendidikan.


Dalam dunia perkuliahan, sangat banyak pilihan jurusan yang dapat kita perdalami. Namun pada tulisan kali ini, saya akan menyampaikan cerita dari salah satu Mahasiswi yang berhasil mencapai tujuannya masuk dalam jurusan yang ia impikan.

Terdaftar sebagai Mahasiswi Komunikasi, tepatnya berada dalam ruang lingkup jurusan Public Speaking, Mahasiswi yang bernama Nur Laili ini sangat merasa terbayarkan perjuangannya untuk bisa masuk pada jurusan yang ia idamkan.

"Kuliah di jurusan Public Speaking itu menyenangkan, untuk yang ingin jadi Presenter, DAI, MC dan semacamnya, masuk jurusan ini sangat tepat." Tanggapan Mahasiswi yang kerap di sapa Laili ini saat di tanya tentang pengalaman kuliahnya.

Di terima melalui tes jalur Mandiri di salah satu Perguruan Tinggi Negri yang berada di kota Surabaya, Laili mengaku bahwa sama sekali tidak menyangka akan memenuhi Nadzarnya. 

"Dulu aku sempat Nadzar kalau masuk kampus negri mau menghatamkan Al-quran selama 3 hari... Dan ternyata benar-benar di terima." Dan setelah pengumuman lolos atau tidaknya seleksi jalur mandiri kampus, Lailipun harus memenuhi janji yang telah ia ucapkan sebelumnya.

Menurut Laili, kuliah di jurusan Public Speaking itu memang sangat menyenangkan. Ada mata kuliah Mc dan Protokoler. Seperti ungkapan Laili, yang telah saya tulis di atas, kuliah di jurusan Public Speaking itu bisa untuk modal jadi Mc, Presenter juga.

Seperti ini alasan Nur Laili kenapa memilih jurusan Public Speaking:
"Aku kan orangnya bisa di katakan heboh ya, apa-apa itu di bikin ribet. Milih jurusan kayak milih jodoh. wkwkwkkwk... Aku konsultasi dulu ke orang-orang yang aku anggap mampu mengenali karakter ku. Nah jawaban mereka itu, aku lebih cocok ada di Public Speaking, soalnya ada skill. Dari pada jurnalistik.
Setelah aku pikir-pikir, ternyata aku cocok sama jurusan Public Speaking ini, jadi aku ngambil jurusan Public Speaking deh." 
Nah... Seperti itu ungkapan salah satu Mahasiswi Public Speaking yang bernama Nur Laili ini.

Oke para pembaca, kuliah itu memang tidak menjamin seseorang bisa hidup kaya raya. Tapi tidak akan ada ruginya untuk masa depan kita.

Sebelum saya tutup tulisan saya edisi kali ini, ada pesan dari Mahasiswi cantik yang bernama Nur Laili nih untuk kita semua yang masih dalam masa perjuangan :
"Kata Sayyidina Alii: Didiklah anak mu sesuai dengan zaman nya."
Jadi kita sebagai generasi muda harus hidup menyesuaikan dengan zaman (yg positip).
Sekarang zaman orang berpendidikan, jadi kita harus bisa seperti itu. 

Uang bukan jadi tolak ukur 
Kalau kita mau pasti kita bisa.
Takdir emang gak bisa di rubah 
Tapi nasib adalah pilihan kita. 

Jangan kecil hati 
Usir semua kelemahan yg hadir dlm diri 
Karna itu adalah pencuri 
Pencuri psikis kalian 
Pencuri semangat kalian 
Dan pencuri cita2 kalian. 

Salam komunikasi." 

Sangat membangkitkan gairah ya pesan yang di tulis oleh Mahasiswi asal Madura yang sudah semester 7 ini.

Terimakasih untuk Mahasiswi Cantik, Nur Laili, Atas waktu dan kesudiannya untuk berbagi ilmu dan pengalamannya kepada kita. Semoga lancar kuliahnya. Dan semoga  bisa bermanfaat untuk kita semua.

Itu saja yang dapat saya bagikan untuk tulisan edisi kali ini. Kritik dan juga sarannya bisa langsung via email ke fauzimdra@gmail.com Atau yang mau berpartisipasi untuk menyemangati generasi-generasi bangsa dengan ilmu dan juga pengalamannya dalam semasa kuliahnya, dengan penuh harap dan senang hati saya menerimanya, bisa langsung kirim pesan via email yang tertera di atas ya.


Terimakasih atas waktu yang telah di relakan untuk membaca. Salam dan sampai jumpa.





Comments

Popular posts from this blog

Puisi Buat Mantan Gebetan Terindah

Bicara tentang masa lalu,gue ingat pada waktu gue masih nge-gebet cewek antagonis di masa Putih biru-biru.Gue sempet bikin puisi buat dia,saat gue baca sempet gue mikir "ternyata dulu gue puitis banget" .Nih puisi gue buat gebetan gue di masa Putih biru-biru > Cinta atau matematika Di posting oleh Fauzi Achmad pada 02:13 AM, 06-Jun-13 Cintaku padamu bagaikan " PI " dalam sebuah rumus matematika yang berarti suatu ketetapan,tapi cintaku padamu tidaklah seperti " GRADIEN " yang berarti kemiringan suatu garis. Cintaku bukan pula seperti " JARI - JARI " yang bersifat setengah dalam suatu lingkaran,namun cintaku bagaikan " DIAMETER " yg bersifat utuh dlm sbuah lingkaran. Cntaq juga bkan pula seperti " SKALA " yg berarti suatu pengukur,tapi melainkan seperti bentuk " BOLA " yg tidak dapat di ukur dan tak terhingga. Puisi itu gue ambil di blog gue yang jadul.Sebenernya puisi itu udah lama gue buat,

Belajar Budaya "Karapan Sapi Madura"

Bicara tentang Indonesia, dengan berjuta kekayaan alam dan juga budayanya, ras dan suku bangsa yang beraneka ragam, tak cukup hanya hitungan jam untuk menceritakan betapa elok dan melimpahnya harta Indonesia.  Membahas soal Indonesia, memang tak ada habisnya. Sekitar 17.504 pulau yang dimilikinya, dan bermacam budaya juga tradisi yang terbilang kaya dan masih lestari hingga hari ini. Indonesia memang sangat asyik untuk diulik, apalagi tentang budayanya. Di postingan kali ini, kita akan belajar dan mengenal salah satu budaya yang ada di Indonesia bagian timur. Sudah ada yang pernah tahu tentang Karapan Sapi?   Tradisi yang hanya dimiliki oleh orang-orang Madura dan masih terlestarikan sampai hari ini. Yuk kita mengulik sedikit tentang Karapan Sapi bersama Ketua Dewan Kesehatan Rakyat (DKR), Bangkalan, yang akrab di sapa Muhyi.  Karapan Sapi itu apasih? Karapan Sapi adalah perlombaan pacuan sapi, dimana biasanya sapi di adu sebagaimana balapan lari. Dengan satu joki yang menu

Basecamp Caffe, Idolanya Tempat Tongkrongan Di Ciputat

Temen-temen Mahasiswa Uin Jakarta, atau temen-temen yang tinggal di sekitaran Ciputat dan suka nongkrong pasti tau nih tempat ngopi dan ngobrol yang satu ini. Suasana di tempat ini memang nyaman. Meski atapnya terbilang begitu dekat ke kepala, namun nuansa yang seperti ini cukup mengingatkan para pengunjung (terutama saya) agar selalu merasa rendah (hati). Sempat meliburkan jam operasi beberapa bulan lamanya, Basecamp Cafe baru-baru ini kembali beroperasi dan tak kehilangan citranya sebagai salah satu Cafe yang terbilang ramai di area Ciputat ini. Jam buka tempat tongkrongan ini dimulai dari 09:00 sampai jam 03:00 wib setiiap hari Kamis-Rabu. Untuk menu di tempat ini sudah bisa dikategorikan dalam kata 'lengkap', Ada makanan berat untuk mengenyagkan perut, Nasi Goreng dan beberapa makanan lainnya. Buat yang sekadar mau nyemil, tersedia pisang cokelat, kentang goreng, dan makanan ringan lainnya. Soal Kopi-kopian, di tempat ini sudah disediakan