Cerita Pengalaman Dari Mahasiswi Universitas Gadjah Mada Yogjakarta Tentang Jurusan Teknologi Instrumentasi

Menemukan hal-hal baru yang berbau positif tentunya sangatlah menguntungkan bagi siapapun. Mendapatkan ilmu baru, menjumpai teman karib baru, dan mendatangkan pengalaman baru yang pastinya sangatlah bermanfat untuk masa depan.  


Lebih menyukai praktek dari pada teori, Wanita berdarah Pengasih, Kulon Progo, Yogjakarta ini memilih jurusan Teknologi Instrumentasi sebagai pelabuhannya setelah lulus dari jenjang sekolah menengah akhirnya.

Pernah menjadi anggota Drumband, Siti Maimunah atau lebih sering di sapa Kak Maimun ini mengatakan bahwa, kuliah di jurusan Teknologi instrumentasi lebih terfokus pada penekanan ke manajemen, projek ala-ala pkm di dunia perindustrian.

Namun tidak hanya itu saja, ada banyak hal seru lainnya yang dapat di pelajari dalam jurusan yang satu ini.  


Apa saja sih yang dapat kita pelajari di jurusan Teknologi instrumentasi? 

Simak jawaban dari Kak Maimun berikut,
"Kita juga akan mempelajari projek perusahaan yang menggunakan kontrol seperti HMI. Projek medis dan sama android juga kita pelajari."

Nah... Gimana? Sepertinya sangat menantang sekalikan jurusan yang satu ini.

Kita bisa tahu banyak hal tentang dunia perindustrian. Tentang HMI (Human Machine Interface) atau jika di jabarkan yakni tampilan penghubung antara mesin dan manusia. Cara memonitor keadaan di plant (mesin pabrik), memunculkan alarm yang ada di plant jika ada yang tidak normal, mengatur yang ada di plant, juga mengatur nilai yang ada di suatu plant, dan masih banyak lagi yang dapat kita pelajari di jurusan yang satu ini.  Khususnya di bidang perindustrian.

Masuk melalui jalur utul (ujian tulis) Universitas Gadjah Mada, seperti ini trik yang di gunakan oleh Kak Maimun untuk bisa lolos seleksi.
"Intinya usaha dan berdoa. Benar-benar belajar dan tekuni apa yang sekiranya bisa menjadi pondasi tujuan kita."

Tidak mudah menyerah, selalu ingin menumbuhkan rasa ingin tahu, dan mengasah diri memang merupakan salah satu kunci untuk mencapai tujuan. 
Pernah menjadi pengurus koperasi, tidak membuat Siti maimun berhenti mencari sesuatu yang baru lagi,  pernah bergelut di English speaking club, menjadi anggota di Satbaloka (Satuan Bantuan Pertolongan Pramuka), dan sekarang Kak Maimun juga berstatus sebagai anggota KMDEI (Keluarga Mahasiswa Diploma Elektronika Dan Instrumentasi)  dan juga sebagai salah satu anggota KMTEDI (Keluarga Mahasiswa Teknik Elektro Dan Informatika).



Memang terbilang kece Kakak yang satu ini ya. 
Seperti ini pesan dari Kak Maimun untuk yang sering mengeluh karena merasa tidak pas dengan jurusannya, "Walaupun kalian masuk kuliah dan merasa tersesat di jurusan kalian, jalani aja dulu, pasti bakal ketemu nikmatnya. karna semua pasti ada baiknya." 

Tidak pernah mengeluh adalah salah satu kunci untuk mendapatkan kesuksesan.
Seperti isi pesan Kak Maimun, tetap semangat apapun yang sedang terjadi. 

Itu saja yang dapat saya bagikan pada postingan kali ini. Semoga bermanfaat untuk kita semua. Kritik dan saran sangat saya harapkan, via email ke fauzimdra@gmail.com , atau yang mau berbagi kisah di dunia pendidikannya juga bisa melalui email di atas.

Terimakasih sudah meluangkan waktunya untuk membaca. Salam dan sampai jumpa. 








Cerita Pengalaman Dari Mahasiswi Universitas Gadjah Mada Yogjakarta Tentang Jurusan Teknologi Instrumentasi Cerita Pengalaman Dari Mahasiswi Universitas Gadjah Mada Yogjakarta Tentang Jurusan Teknologi Instrumentasi Reviewed by Fauzi Achmad on October 27, 2018 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.