Skip to main content

"Jurusan Akuntansi Membuat Saya Jatuh Hati"

Jika ada yang berargumen bahwa berhitung itu adalah hal yang amat membosankan, maka berbeda dengan Mahasiswi yang satu ini. Merasa tertantang untuk menambah kemampuannya dalam soal berhitung sejak Madrasah Aliyah, Nadhirotul Imamah melabuhkan pilihan hatinya soal jurusan kuliahnya pada jurusan Akuntansi.

Masuk salah satu Perguruan Tinggi Negri Islam di kota Malang, Jawa Timur, memang merupakan cita-cita Ima sejak masih di sekolah menengah pertamanya. 


"Sebenarnya Ima itu sangat suka pelajaran berhitung seperti matematika, fisika, kimia, dan biologi. Jadi pas waktu di tanya salah satu Guru di sekolah kalau kuliah nanti ingin kuliah di jurusan apa, Ima jawabnya matematika, karena Ima ingin menjadi seperti Guru Matematika Ima."

Dan kenapa pilihan akhir jatuh di Akuntansi?
Pertama karena aku suka ilmu berhitung dan nalar lingkungan, dan yang ke dua  karena waktu MA nilai ekonomi Ima terutama tugas Akuntansi selalu jelek, jadi saya merasa tertantang untuk mempelajarinya lebih lanjut."
Ungkapan cerita dari Mahasiswi yang akrab di sapa Ima ini, tentang alasannya memilih jurusan Akuntansi.

Jurusan Akuntansi itu belajarnya apa aja sih?  


Seperti ini cerita pengalaman dari Kak Ima,
"Akuntansi mengandung seni tersendiri, dimana kita belajar untuk lebih teliti, cekatan, dan menghargai sesuatu walau sekecil apapun.
Dan di Akuntansi kita juga bisa melatih sejauh mana kita bisa fokus, konsisten, akuntabel, dan menghargai hal-hal kecil yang bahkan dianggap tidak ada artinya."

Sepertinya sangat menarik ya untuk di pelajari lebih dekat jurusan yang satu ini.
"Semakin kesini aku semakin jatuh cinta dengan jurusan Akuntansi UIN Maulana Malik Ibrahim, Malang. Baik secara lembaga, jurusan, hingga individunya. Aku cinta. Hehehe"
Pengakuan dari Kak Ima semakin memkapitali kalau jurusan ini memang mampu membuat jatuh cinta.

Banyak hal-hal yang mungkin jarang sekali di temukan bahkan mungkin tidak ada di jurusan lainnya. Dari penuturan Kak Ima, Mahasiswi yang berdarah Kajuanak, Bangkalan, Madura ini, mata kuliah di jurusan Akuntansi salah satunya memang lebih terarah pada pemecahan masalah dalam dunia perkantoran atau sebuah perusahaan.

Banyak Mahasiswa yang mempunyai mata pelajaran kuliah favorit tersendiri. Begitupun Kak Ima yang sangat menyukai pelajaran Audit,
"Kalau di pelajaran auditing belajar nya kita lebih kompleks, biasanya kita dihadapkan pada laporan keuangan terus kita analisa dimana letak kesalahannya terus kita benahi.
Fungsi seorang auditor itu untuk mereview laporan keuangan perusahaan kemudian membenahi nya."

Selain mata kuliah yang Kak Ima favoriti di atas, Kak Ima juga berbagi pengalamannya tentang mata kuliah yang juga sangat menyenangkan ketika di pelajari. Seperti ini penjelasannya,
"Yang paling aku suka kalau di kelas itu, ketika kita berdiskusi tentang ilmu praktis Akuntansi, mendiskusikan PSAK umum, SAP, SAK EMKM, dan lainnya."



Lebih jelasnya seperti ini keterangan dari salah satu Anggota Organisasi PMII ini,
"Perlakuan untuk aset itu seperti halnya aset tetap, aset lancar, bahkan aset tak berwujud itu ada sendiri aturannya. Dan itu ada di PSAK yang berlaku umum.
Pokoknya semua akun itu, mulai dari aset, aktiva, beban, modal, utang. Itu ada sendiri perlakuan nya. Diatur di PSAK.

Kalau yang SAP (Standard Akuntansi Publik) itu mengatur perlakuan khusus perusahaan sektor publik, seperti Rumah sakit, Sekolah, Universitas, dan lain-lain, itu ada di SAP.

Kalau SAK EMKM, itu mengatur perlakuan akuntansi untuk UMKM yang omsetnya sudah mencapai 4.8 M. Jadi perlakuan akuntansi nya udah pakai EMKM, bukan PSAK berlaku umum. Udah beda pengakuan nya."

Mungkin memang terdengar sedikit asing bagi kita yang belum pernah mengenal dunia akuntansi. Namun bagi Kak Ima hal-hal di atas sangatlah menarik untuk di pelajari.

Mahasiswi cantik yang satu ini memang sering mendapatkan peringkat kelas di urutan kesatu ketika di sekolah menengah atasnya. Pernah mengikuti berbagai lomba, dan juga hobi membaca buku, adalah beberapa pondasi yang mengantarkan Nadhirotul Imamah berhasil lolos seleksi jalur SBMPTN pada tahun 2015 lalu.

Di dunia perkuliahan memang di tuntut untuk menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya, namun bukan berarti semua raga dan otak kita bisa di ambil alih oleh perangkat-perangkat di dalamnya. Seperti pesan yang di sampaikan oleh Kak Ima,
"Jangan takut untuk melangkah dan menentukan pilihan. Jangan takut dengan cerita kakak kelas tentang tugas yang membunuh dan bertumpukan. Semua ada plus minusnya."
Nah... Gimana? Masih takut untuk kuliah?

Itu saja yang dapat saya bagikan pada postingan kali ini.
Semoga bermanfaat untuk kita semua pastinya.

Kritik dan saran, atau mau berbagi cerita pengalaman bisa langsung kirim pesan via email ke fauzimdra@gmail.com

Terimakasih untuk waktunya yang telah rela di habiskan untuk membaca.
Salam dan sampai jumpa

Comments

Popular posts from this blog

Belajar Budaya "Karapan Sapi Madura"

Bicara tentang Indonesia, dengan berjuta kekayaan alam dan juga budayanya, ras dan suku bangsa yang beraneka ragam, tak cukup hanya hitungan jam untuk menceritakan betapa elok dan melimpahnya harta Indonesia. 

Membahas soal Indonesia, memang tak ada habisnya. Sekitar 17.504 pulau yang dimilikinya, dan bermacam budaya juga tradisi yang terbilang kaya dan masih lestari hingga hari ini.
Indonesia memang sangat asyik untuk diulik, apalagi tentang budayanya.
Di postingan kali ini, kita akan belajar dan mengenal salah satu budaya yang ada di Indonesia bagian timur.
Sudah ada yang pernah tahu tentang Karapan Sapi? Tradisi yang hanya dimiliki oleh orang-orang Madura dan masih terlestarikan sampai hari ini.
Yuk kita mengulik sedikit tentang Karapan Sapi bersama Ketua Dewan Kesehatan Rakyat (DKR), Bangkalan, yang akrab di sapa Muhyi. 


Karapan Sapi itu apasih?
Karapan Sapi adalah perlombaan pacuan sapi, dimana biasanya sapi di adu sebagaimana balapan lari. Dengan satu joki yang menumpangi sepasang sapi …

Kopi Tuli?

Salam para readers, rasanya sudah lama kita tidak bertegur sapa via aksara. Semoga kita masih di berikan rasa mau untuk terus menulis dan membaca. Aamiin...

Oke para readers, setelah sekian lama kita tidak membahas tentang kuliner, dan rasanya kangen juga buat ngereview lezatnya kuliner yang ada di negeri tercinta ini.

Pada nuansa malam Lebaran Idhul Adha, masih dengan galaunya hati yang merindukan moment kebersamaan bersama keluarga, namun apadaya keadaan belum bisa memulangkan saya dari kota rantau ini, *hiks...
Sedikit mengobati rasa galau, saya di ajak oleh dua teman saya yang sama-sama tidak bisa takbiran bersama keluarganya, mereka membawa saya ke suatu tempat dimana jaraknya tidak terlalu jauh dari kost-an yang saya tempati, yakni di daerah Ciputat.



Berada di daerah Tangerang Selatan, sebuah kedai kopi berdiri di lintasan Jalan Raya Krukut No, 70, Cinere, Depok. Tadinya saya agak bingung, karena sebelum berangkat, kedua teman saya ini mengajak saya untuk mencicipi minuman yang…

BINGUNG MILIH JURUSAN KULIAH? ATAU MERASA SALAH MASUK JURUSAN? BERIKUT TIPS JITU MENGATASINYA!

Masuk dan terdaftar sebagai salah satu Mahasiswa di suatu Univertas memang menjadi keinginan banyak pelajar ketika akan melewati masa sekolahnya. Namun tidak sedikit yang merasa kebingungan ketika hendak menentukan pilihan jurusan dalam jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Saya mau daftar di jurusan Public Speaking, tapi saya pemalu takut di suruh bicara ini itu. Mau daftar di jurusan akuntansi tapi basic saya di ilmu pengetahun sosial. Aduh gimana ya?”  Mungkin pernyataan di atas pernah di alami oleh sebagian calon Mahasiswa ketika hendak menentukan jurusan kuliahnya.
Kali ini saya akan berbagi tips dari salah satu alumni di salah satu kampus yang berada  di daerah Ibu kota Jakarta.

Membahas tentang jurusan dalam dunia perkuliahan, kuliah sendiri itu apa sih?
“Bicara kuliah bicara Universitas. Universe adalah semesta, dimana terbuka lebar kebebasan dan keragaman, tentunya dengan batasan. Kebebasan dan keragaman adalah sesuatu yang mesti dikelola.” Pemaparan dari Muhktar Fauzi yang…