Skip to main content

Back To Nature With Barokah Sinom

Judulnya memuat kalimat bahasa Inggris ya, tapi tulisan ini tidak sama sekali saya buat dengan unsur keseluruhan yang berbunyi bahasa asing. Back to nature adalah ungkapan yang akhir-akhir ini sering dilantangkan oleh banyak orang, back to nature ini juga bisa diartikan bahwa kondisi seperti sekarang sebagai ajakan untuk melestarikan apa-apa yang dari alam. Memberi judul dengan kata awal Back To Nature, karena tulisan kali ini saya akan mengulas sedikit tentang minuman yang alami terbuat dari bahan alam.

Barokah Sinom, minuman segar yang saat ini sengat semerbak baunya. Kehadirannya memberikan aura positif terhadap bahan alam yang masih bisa menyenangkan untuk dikomsumsi. Terbuat dari racikan alami murni dari bahan alam, Barokah Sinom tidak memberikan kesan pahit layaknya jamu-jamuan biasanya. 

Terbuat dari kunyit, asem dan rempah lainnya, dari Nurul Kamila yang memberikan inovasi baru di wilayah Paterongan, Galis, Bangkalan, Madura, membuat kesan Back To Nature benar-benar tergaungkan.

Mengingat kondisi sedang dilanda pandemi seperti ini, Barokah Sinom ini memang cocok untuk dikonsumsi setiap hari.

Perpaduan antara bahan alam yang terdapat dalam minuman ini sangat menyegarkan. Lidah akan dimanjakan dengan rasa manis yang bercambur dengan rasa asem yang tak membuat mengernyitkan dahi. Botolnya yang unik juga menambah daya tarik tersendiri, memiliki takaran yang pas untuk dibawa kemanapun.

Bahan-bahan alam yang terdapat diminuman Barokah Sinom ini juga sangat halus, sangat melegakan tenggorokan. Diminum dalam kondisi dingin, ataupun hangat sangatlah nikmat rasanya.

Untuk yang penasaran seperti apa wujudnya, dan ingin mencoba menikmati minumannya, berikut saya berikan link video yang dapat kalian lihat dan cara pemesanannya, langsung klik > BAROKAH SINOM video unboxing yang sudah saya kemas dalam situs youtube tersebut.

Bac To Nature With Barokah Sinom, mari lestarikan apa-apa yang dari alam.

Comments

Popular posts from this blog

Puisi Buat Mantan Gebetan Terindah

Bicara tentang masa lalu,gue ingat pada waktu gue masih nge-gebet cewek antagonis di masa Putih biru-biru.Gue sempet bikin puisi buat dia,saat gue baca sempet gue mikir "ternyata dulu gue puitis banget" .Nih puisi gue buat gebetan gue di masa Putih biru-biru > Cinta atau matematika Di posting oleh Fauzi Achmad pada 02:13 AM, 06-Jun-13 Cintaku padamu bagaikan " PI " dalam sebuah rumus matematika yang berarti suatu ketetapan,tapi cintaku padamu tidaklah seperti " GRADIEN " yang berarti kemiringan suatu garis. Cintaku bukan pula seperti " JARI - JARI " yang bersifat setengah dalam suatu lingkaran,namun cintaku bagaikan " DIAMETER " yg bersifat utuh dlm sbuah lingkaran. Cntaq juga bkan pula seperti " SKALA " yg berarti suatu pengukur,tapi melainkan seperti bentuk " BOLA " yg tidak dapat di ukur dan tak terhingga. Puisi itu gue ambil di blog gue yang jadul.Sebenernya puisi itu udah lama gue buat,

Belajar Budaya "Karapan Sapi Madura"

Bicara tentang Indonesia, dengan berjuta kekayaan alam dan juga budayanya, ras dan suku bangsa yang beraneka ragam, tak cukup hanya hitungan jam untuk menceritakan betapa elok dan melimpahnya harta Indonesia.  Membahas soal Indonesia, memang tak ada habisnya. Sekitar 17.504 pulau yang dimilikinya, dan bermacam budaya juga tradisi yang terbilang kaya dan masih lestari hingga hari ini. Indonesia memang sangat asyik untuk diulik, apalagi tentang budayanya. Di postingan kali ini, kita akan belajar dan mengenal salah satu budaya yang ada di Indonesia bagian timur. Sudah ada yang pernah tahu tentang Karapan Sapi?   Tradisi yang hanya dimiliki oleh orang-orang Madura dan masih terlestarikan sampai hari ini. Yuk kita mengulik sedikit tentang Karapan Sapi bersama Ketua Dewan Kesehatan Rakyat (DKR), Bangkalan, yang akrab di sapa Muhyi.  Karapan Sapi itu apasih? Karapan Sapi adalah perlombaan pacuan sapi, dimana biasanya sapi di adu sebagaimana balapan lari. Dengan satu joki yang menu

Basecamp Caffe, Idolanya Tempat Tongkrongan Di Ciputat

Temen-temen Mahasiswa Uin Jakarta, atau temen-temen yang tinggal di sekitaran Ciputat dan suka nongkrong pasti tau nih tempat ngopi dan ngobrol yang satu ini. Suasana di tempat ini memang nyaman. Meski atapnya terbilang begitu dekat ke kepala, namun nuansa yang seperti ini cukup mengingatkan para pengunjung (terutama saya) agar selalu merasa rendah (hati). Sempat meliburkan jam operasi beberapa bulan lamanya, Basecamp Cafe baru-baru ini kembali beroperasi dan tak kehilangan citranya sebagai salah satu Cafe yang terbilang ramai di area Ciputat ini. Jam buka tempat tongkrongan ini dimulai dari 09:00 sampai jam 03:00 wib setiiap hari Kamis-Rabu. Untuk menu di tempat ini sudah bisa dikategorikan dalam kata 'lengkap', Ada makanan berat untuk mengenyagkan perut, Nasi Goreng dan beberapa makanan lainnya. Buat yang sekadar mau nyemil, tersedia pisang cokelat, kentang goreng, dan makanan ringan lainnya. Soal Kopi-kopian, di tempat ini sudah disediakan